ARTICLE
Apa itu SSL dan Cara Kerjanya Sehingga Bisa Membantu Website Berkembang?

Apa itu SSL dan Cara Kerjanya Sehingga Bisa Membantu Website Berkembang?

28 Desember 2021 by Marketing Cloudraya

Anda ingin mengembangkan nilai jual website? Fungsi SSL bisa menjadi solusi tepat dengan berbagai manfaat. Rupanya telah banyak website memanfaatkan SSL untuk meningkatkan keamanan, SEO, dan teknik marketing lainnya. Maka dari itu, pahami fungsi SSL hingga cara kerjanya dalam artikel ini.

Mengenal SSL

Berdasarkan Wikipedia, SSL atau Secure Socket Layer dapat melindungi website dari serangan kejahatan cyber. Caranya dengan melakukan enkripsi data antara website dan web browser, sehingga informasi tidak dapat terbaca oleh pihak ketiga (hacker). Umumnya, pada URL website yang memiliki sertifikat SSL akan menampilkan HTTPS dan bukan lagi HTTP.

Jika Anda pernah mendengar TLS, maka diantara keduanya, baik fungsi SSL maupun TLS merupakan komponen penting dalam suatu website. Saking pentingnya, sistem operasi Chrome melabeli website tanpa sertifikasi SSL/ TLS sebagai laman “Not Secure”.

Istilah SSL sebenarnya telah diganti menjadi TLS, walau begitu banyak orang telah lekat dengan istilah SSL dan tetap menggunakannya hingga kini. TLS dirancang lebih canggih dan baik dari SSL.

Fungsi SSL (Secure Socket Layer)

Setelah mengetahui peranan besar pada SSL, selanjutnya memahami fungsi sebenarnya dari Secure Socket Layer berikut ini:

1. Enkripsi Data

SSL juga merupakan protokol jalur antara website dengan web browser. Jalur tersebut biasanya rentan indikasi pencurian data. Tentu saja hal tersebut sangat berbahaya jika data yang diinput pihak pertama (user) berupa data sensitif, seperti PIN, password, email, identitas pribadi, dan lainnya.

Fungsi SSL mampu mengubah data menjadi bahasa pemrograman yang sulit terlacak oleh pihak ketiga (hacker) dengan cara enkripsi data.

2. Melindungi Website

SSL berperan memberikan perlindungan ganda pada website Anda agar tidak mudah dibajak oleh oknum tak bertanggung jawab. Data dan informasi Anda pun semakin aman dan minim resiko kebocoran data. Berkat protokol yang diubah SSL dari HTTP menjadi HTTPS, membuat website Anda semakin aman digunakan untuk melakukan pertukaran data.

3. Meningkatkan Reputasi Website

Selain melindungi website beserta data dan informasi penting, fungsi SSL mampu meningkatkan reputasi website Anda. URL website tanpa SSL dan masing menggunakan protokol HTTP akan secara otomatis dilabeli Not Secure oleh Google. Hal itu berdampak pada mobilitas visitor yang hendak mengunjungi website Anda. Lain halnya dengan menggunakan SSL, protokol berubah menjadi HTTPS dan dikenali Google sebagai situs aman bagi visitor.

4. Meningkatkan Kualitas SEO

Jika Anda telah memasang sertifikat SSL pada website, tentu saja berdampak besar pada kualitas SEO (Search Engine Optimize). Algoritma Google mengutamakan website dengan sertifikat SSL dibandingkan tanpa SSL.

Manfaat dari SSL

SSL memiliki keunggulan untuk mengamankan website, berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari SSL tersebut:

  • Penampilan website yang profesional

Sebagai contoh, pembayaran online pada website e-commerce yang menggunakan SSL, akan dilengkapi dengan 128 bit enkripsi. Hal tersebut akan membuat masyarakat menilai transaksi online pada website aman dan terkesan profesional.

  • Dapat mengenkripsi informasi dan pertukaran data

SSL dapat mengamankan pertukaran data dan melindungi informasi yang penting, sehingga dapat terhindar dari risiko pencurian data.

  • Ramah SEO

Mengaktifkan SSL dapat mempengaruhi peringkat pada search engine, karena dengan menggunakan SSL akan membangun Search Engine Optimization atau SEO.

Cara Kerja SSL (Secure Socket Layer)

Sertifikat SSL atau (Secure Socket Layer) membantu mengamankan komunikasi dua komputer atau lebih yang terhubung dengan jaringan internet. Pertama, pertukaran data akan terjadi, seperti mengunjungi website, pengiriman dan penerimaan email, transaksi jual-beli online dan pertukaran data penting perusahaan. Pada saat tersebut, SSL langsung mengubah bahasa menjadi bahasa pemrograman yang sulit dipecahkan lewat enkripsi data.

Kombinasi sertifikat SSL yakni public key digunakan enkripsi data yang akan dikirim. Sedangkan private key digunakan mendekripsi data dalam format yang mudah dibaca setelah kembali pada penerima data.

Selanjutnya SSL mengubah HTTP menjadi HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) yang akan berperan untuk transfer informasi dari satu komputer ke komputer lain dengan sistem keamanan ganda.

Tiga Tingkat Keamanan SSL

Berikut ini adalah tiga tingkat keamanan SSL yang perlu Anda ketahui:

  • Authentication

Pada tingkat ini dipastikan bahwa message yang diterima berasal dari seseorang yang tersurat.

  • Confidentiality

Tingkatan ini berfungsi untuk melindungi pesan Anda dari penerima yang tidak berhak sepanjang perjalanan pesan dikirimkan.

  • Integrity

Tingkatan ini memastikan bahwa pesan yang dikirimkan adalah asli dan tidak mengalami perubahan.

Jenis-Jenis Sertifikat SSL

Anda tentu perlu mengetahui apa saja jenis sertifikat pada SSL, berikut ini penjelasannya:

  • SSL Single Domain

Sertifikat SSL single domain ini hanya dapat melindungi satu domain yang ditetapkan dalam CSR atau Certificate Signing Request. Sertifikat ini tidak dapat mengamankan subdomain yang berkaitan dengan website.

  • SSL Wildcard

Sertifikat SSL wildcard ini menawarkan perlindungan bagi satu domain dan subdomain yang berkaitan secara tidak terbatas.

  • SSL Multi-Domain

Sertifikat SSL multi-domain dapat melindungi beberapa domain yang tidak berkaitan. Selain itu, SSL ini dapat melindungi subdomain website berapapun jumlahnya.

  • Unified Communications Certificates (UCC)

UCC ini merupakan versi lama dari sertifikat SSL multi-domain. Sertifikat SSL ini ditujukan untuk website dan aplikasi yang di-hosting pada server Microsoft Exchange dan Live Communications.

Jenis-Jenis SSL Validation Level

Sumber foto: https://pixabay.com/

Sertifikat SSL juga terbagi menjadi beberapa jenis menurut tingkat validitasnya (validation level), berikut ini rinciannya:

  • Domain Validated Certificate

Jenis ini sangat cocok untuk digunakan oleh blogger pribadi dan seorang freelancer. Pada tingkat ini pemilik website hanya perlu memberikan bukti kepemilikan domain kepada CA tanpa mengirimkan dokumentasi apa pun untuk menginstall SSL certificate.

  • Organization Validated Certificate

Jenis ini cocok digunakan oleh usaha kecil dan menengah (UKM) yang menangani informasi pribadi para pelanggan. Pada level ini biasanya pendaftar harus menyerahkan dokumentasi keaslian nama bisnis, alamat fisik, nomor telepon, dan status hukum pada CA.

  • Extended Validation Certificate

Jenis ini sangat cocok untuk sebuah organisasi atau perusahaan besar. Pada level ini akan dibutuhkan verifikasi dokumen resmi melalui pengecekan background yang detail.

Cara Setting SSL

Penjelasan di bawah ini merupakan tahapan penting yang perlu Anda ketahui mengenai cara setting SSL Lifetime (aktif selamanya) di hPanel:

  • Login pada Panel kemudian buka bagian SSL.
  • Klik Setup pada bagian aktivasi SSL yang tertunda.
  • Pilihlah website untuk mengaktivasi SSL, kemudian klik Install SSL.
  • Setelah itu Anda akan diarahkan pada bagian SSL di dashboard Akun Hosting Account. Anda hanya perlu menunggu beberapa menit sampai instalasi selesai.
  • Kolom Status akan menampilkan sertifikat Aktif setelah proses berhasil.

Proses Enkripsi Menggunakan SSL

Berikut ini adalah proses enkripsi menggunakan SSL:

  • Browser/client meminta koneksi ke SSL
  • Server akan membalas permintaan dengan mengirimkan SSL Certificate yang isinya Public Key.
  • Kemudian client akan menerima dan memvalidasi keabsahan certificate itu dengan mengecek pada pihak CA.
  • Kemudian client akan membuat Symmetric Encryption Key atau yang sering disebut juga sebagai session key. Kemudian client akan mengenkripsi session key dengan public key yang ada dalam certificate dan mengirimkannya ke server.
  • Server kemudian akan mendekripsi dengan menggunakan private key data dari client yang berisi symmetric session key, dan menggunakan key itu untuk mengirimkan data dari server ke client. Dengan begitu koneksi SSL pun telah terbentuk.

Sekarang Anda telah mengetahui apa fungsi dan cara kerja SSL. Temukan banyak artikel seputar IT lainnya di Blog dan Knowledge base Cloud Raya. Atau, Anda juga bisa langsung membangun VM dengan sign up ke Cloud Raya untuk mendukung performa website Anda.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Ready to Make Something Big?

Deploy in Cloud Raya
Top Footer Image