CLOUD

for Every Need

From business up to individual developer use,
Cloud Raya accommodates every need.

Get Started

By signing up you agree to the Terms of Service.

RAYA,cloud

Transforming to a new beginning, Cloud Raya polishes its cloud hosting services for all kinds of businesses. Raya, our brand new logo, is a manifestation of our spirits, values, and commitments to be the most trustworthy partner.

App developers and businesses of all sizes rely on Cloud Raya to get the best cloud hosting services and experience possible.

Discover more

THE CLOUD RAYA DIFFERENCE

The knowledge, experience, and ethos in perceiving changes differentiate us from the others, thanks to SAFE.

Secure

Secure

Security is Cloud Raya’s upmost value, justifying our cause to be a reliable, trustworthy IT partner.

Accessible

ACCESSIBLE

Full, real-time 24/7 accessibility in terms of both technology and technician is what Cloud Raya guarantees

Flexible

FLEXIBLE

Cloud Raya’s flexibility includes scalability, customization, and cost-to-needs adjustment you can get.

Efficient

EFFICIENT

Our highly-focused customer-oriented services help to save more time, effort, and cost efficiencies.

Learn SAFE

Transforming for the Better

Cloud Raya’s transformation provides numerous new solutions with a higher state of reliability

Various billing plan are available for easy payment experience
At-hand features, system, and technology enhance management and effectiveness
Updated system protection and technology always keep the data secured.
Our panel and dashboard interfaces are specifall designed to be user-friendly.
Our comprehensive and dedicated 24/7 support ensures the excellence of our services.
See our products
Cloud Cloud Logo White

Everything about Cloud

Tidak Sulit, Ini Cara Migrasi Website ke VPS Hosting!
Tidak Sulit, Ini Cara Migrasi Website ke VPS Hosting!
Salah satu alasan migrasi website ke VPS hosting karena website sering down ketika menerima trafik tinggi. Migrasi website juga bisa dikarenakan ingin memperbaiki performa website yang lebih baik dan lebih cepat. Pilihan layanan web hosting yang tepat adalah VPS hosting. VPS singkatan dari Virtual Private Server di mana user akan mempunyai resource sendiri dan tidak harus berbagi dengan user lain seperti pada shared hosting. Keunggulan VPN yang lain adalah resource seperti RAM, CPU dan Bandwidth lebih leluasa dan bebas digunakan oleh user sehingga mampu memberikan performa website menjadi lebih baik. Jika Anda merencakana migrasi website ke VPS hosting mari simak cara berikut ini. 1.     Melakukan Backup Data Full backup data website Anda penting ketika Anda ingin melakukan migrasi website ke VPN. Cara melakukan full backup bisa Anda lakukan dengan mengakses cPanel dan membbuka menu backup. Setelah semua data berhasil di backup Anda bisa lanjut ke langkah selanjutnya yaitu menyiapkan VPS hosting untuk website Anda. 2.     Persiapan VPS Anda disarankan untuk menggunakan VPS yang sudah mempunyai sistem operasi terinstal di LAMP dan Webmin/Virtualmin. Hal ini akan memudahkan proses migrasi website Anda. Untuk lebih lengkap mengenai sistem operasi VPS Anda bisa menanyakan kepada penyedia layanan web hosting di mana Anda membeli hosting tersebut. 3.     Akses Webmin & Konfigurasi Virtualmin Setelah sistem operasi terinstal, Anda dapat mengakses Webmin. Caranya dengan mengakses URL: https://IP-VPS:10000 melalui browser. Kemudian, masukkan username dan password VPS pada kolom yang ada. Anda bisa mengetahui username dan password pada bagian detail SSH yang ada di dashboard panel VPS. Setelah berhasil login, Anda akan masuk ke modul virtualmin. Di sini Anda bisa melakukan konfigurasi. Pada bagian “post installation wizard” klik next untuk memulai konfigurasi yang Anda butuhkan. 4.     Server Virtual Setelah tahap konfigurasi selesai, selanjutanya masuk ke tahap pembuatan server virtual . Anda akan membuat user baru, database MySQL, serta storage website dengan mengakses “create virtual server”.  Tunggu selama proses pembuatan server berjalan hingga selesai dibuat. 5.     Migrasi Website ke VPS Hosting Di tahap ini Anda sudah bisa memulai migrasi website ke VPS hosting Anda. Caranya: Anda membutuhkan koneksi SSH ke server VPSSetelah terhubung, sesuaikan bagian working directory AndaDownload file website dari shared hostingEkstrak file tersebut ke dalam direktoriPindahkan semua file ke folder backupVerifikasi semua fileLakukan konfigurasi change owner untuk file dan folder 6.     Migrasi Database Jangan lupa untuk melakukan migrasi database MySQL. Anda dapat mengecek di bagian “edit database” pada halaman Virtualmin. Pastikan file backup MySQL Anda sudah berhasil dipindahkan ke database server VPS. 7.     Edit File Setelah proses migrasi, kemungkinan website Anda belum dapat berjalan seperti biasa dan ada notifikasi “error establishing a database connection”. Cara mengatasinya dengan memperbarui file pada wp-config.php. 8.     Arahkan Domain ke Server VPS Langkah terakhir adalah mengarahkan domain Anda ke server VPS. Caranya dengan memperbarui A record dari alamat IP shared hosting menjadi IP VPS. VPS hosting memberikan Anda kebebasan untuk mengatur server Anda sendiri. Oleh karena itu VPS hosting ditujukan untuk mereka yang paham dengan hal teknis server. Akan ada penyesuaian biaya tergantung penyedia layanan hosting ketika Anda melakukan migrasi website dan mengganti jenis hosting Anda.
Read More . . .
Penyebab dan Solusi Mengatasi Website Overload pada Shared Hosting
Penyebab dan Solusi Mengatasi Website Overload pada Shared Hosting
Shared hosting banyak dipilih karena harganya yang relatif lebih hemat. Namun, pengguna shared hosting harus berbagi resource dengan user lain. Hal ini dapat menyebabkan beberapa masalah, salah satu masalah yang sering dialami adalah website overload. Jika Anda salah satu pengguna shared hosting, maka sebaiknya tahu cara mengatasi website overload berikut ini. Apa yang Menyebabkan Website Overload? Sebelum masuk ke solusi mengatasi website overload, mari kita pahami dulu penyebabnya. Website overload pada shared hosting dapat terjadi ketika ada user lain dalam server yang sama menggunakan resource melebih batas yang seharusnya digunakan. Walaupun Anda menggunakan shared hosting unlimited tetapi tetap ada resource limit pada penggunaan media penyimpanan atau storage. Jika resouce limit tersebut terlewati maka website menjadi overload. Akibatnya, website akan sangat lambat atau bahkan tidak bisa diakses. Berikut beberapa hal yang dapat menghabiskan storage yaitu: Trafik website sangat tinggiAda script website yang butuh banyak memoriAda script website yang bermasalah sehingga butuh waktu lebih panjang untuk eksekusi dan memakan lebih banyak memori.Plugin atau tema website memakan banyak memori.Server dengan resource kecil terpakai untuk streaming fileAda serangan malwareTerlalu banyak cronjob dijalankan bersamaanAda database query yang diterima oleh website dalam jumlah banyak sehingga membebani kinerja server. Cara Mengetahui Penyebab Website Overload Ada banyak penyebab dan faktor, bagaimana Anda bisa mengetahui penyebab mana yang membuat website overload saat ini? Caranya Anda dapat menggunakan dua tools yaitu Resource Usage di cPanel dan Plugin Query Monitor di WordPress. 1.      Menggunakan cPanel Cara pertama dengan login ke cPanel: Ketik nama domain website dan tambahkan /cPanel (domainanda.com/cpanel)Login dengan username dan password yang Anda dapat dari penyedia hosting ketika membeli hostingSetelah berhasil login, klik “kelola hosting” pada menu “hosting”Lalu di halaman selanjutnya, klik “cPanel” dan pilih “All Features”Anda akan masuk ke halaman utama cPanel 2.      Akses  Resource Usage Setelah berhasil masuk ke halaman utama cPanel, selanjutnya akses resource usage. Halaman resource usage akan menampilkan kondisi resource hosting Anda. Penjelasannya sebagai berikut: Your site had no issues in the past 24 hours : Website aman dan tidak mengalami overload dalam waktu 24 jam terakhir.Your site has been limited within the past 24 hours : Website sedang mengalami overload. Pada bagian bawah Anda akan melihat keterangan resource yang melebihi kapasitas penggunaan.Your site might hit resource limits soon : Website hampir mencapai limit dan akan overload. Pada bagian bawah Anda akan melihat keterangan resource yang hampir overload tersebut. 3.      Cek Penggunaan Resource dan Cek Snapshot Cari tahu penyebabnya dengan mengkik tombol details pada bagian bawah status, Anda akan melihat grafik penggunaan masing-masing resource (CPU, memori, inodes, input/output). Klik tab snapshot untuk mengetahui lebih jelas. Cara Mengatasi Website Overload Berikut adalah beberapa solusi untuk mengatasi website overload: Jangan menginstal plugin berlebihanUpdate tema dan plugin secara berkalaKecilkan ukuran/size gambarGunakan plugin cacheGunakan content deliveri networkLakukan proses minification untuk file HTML, CSS dan JavascriptAktifkan GZIP Compression Semoga informasi tentang penyebab dan cara mengatasi website overload ini bermanfaat untuk Anda. Pastikan ketika memilih jenis hosting sudah disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan website untuk menghindari risiko overload atau downtime pada website Anda.
Read More . . .

Ready to Make Something Big?

START NOW
top footer background