CLOUD

for Every Need

From business up to individual developer use,
Cloud Raya accommodates every need.

Get Started

By signing up you agree to the Terms of Service.

Our New Logo

RAYA,cloud

Transforming to a new beginning, Cloud Raya polishes its cloud hosting services for all kinds of businesses. Raya, our brand new logo, is a manifestation of our spirits, values, and commitments to be the most trustworthy partner.

App developers and businesses of all sizes rely on Cloud Raya to get the best cloud hosting services and experience possible.

Discover more

THE CLOUD RAYA DIFFERENCE

The knowledge, experience, and ethos in perceiving changes differentiate us from the others, thanks to SAFE.

flexibility

Secure

Security is Cloud Raya’s upmost value, justifying our cause to be a reliable, trustworthy IT partner.

flexibility

ACCESSIBLE

Full, real-time 24/7 accessibility in terms of both technology and technician is what Cloud Raya guarantees

flexibility

FLEXIBLE

Cloud Raya’s flexibility includes scalability, customization, and cost-to-needs adjustment you can get.

flexibility

EFFICIENT

Our highly-focused customer-oriented services help to save more time, effort, and cost efficiencies.

Learn SAFE

Transforming for the Better

Cloud Raya’s transformation provides numerous new solutions with a higher state of reliability

See our products
cloud cloud

Everything about Cloud

Thumbnail News
Tantangan yang Dihadapi dalam Mengamankan Cloud
Siapa sangka ada berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengamankan cloud. Di era seperti sekarang ini peran sistem penyimpanan cloud memang tinggi. Apalagi saat mengelola website untuk jangkauan yang lebih luas. Tentu banyak data penting harus disimpan dengan keamanan tinggi. Dalam mengelola website banyak kalangan menggunakan sistem cloud. Istilah hal tersebut sering dikenal dengan nama lain komputasi awan. Barangkali bagi sebagian orang istilah ini terdengar kurang familiar. Namun sebenarnya cloud computing sudah dikenal oleh para penggunanya. Menariknya semua orang biasanya menggunakan layanan tersebut. Sayangnya hanya beberapa kalangan yang memahami hal tersebut. Jika diulas kembali sebenarnya masyarakat saat ini erat dengan komputasi awan. Apalagi hampir semua orang menggunakan internet untuk mengakses semua hal. Bahkan bisa dibilang internet menjadi sebuah kebutuhan tersendiri. Sehingga perannya tidak dapat dipisahkan dari aktivitas dan kehidupan manusia. Singkat kata sistem mengacu pada gabungan teknologi dan elemen komputer dalam sebuah jaringan. Fungsinya menjalankan aplikasi maupun program lewat komputer yang terkoneksi di waktu bersamaan. Sayangnya hingga kini keamanan masih menjadi permasalahan dalam sistem tersebut. Kira-kira apa tantangan yang dihadapi dalam mengamankan cloud saat ini? Rentan dari Serangan Cyber Salah satu permasalahan hingga kini masih menjadi perbincangan bagi pengguna cloud yaitu serangan cyber. Bahkan banyak yang menyebutkan bahwa serangan cyber tetap akan menjadi tantangan bagi teknologi sistem cloud di masa mendatang. Hal ini menyusul adanya berbagai kasus melibatkan kejahatan cyber. Teknologi cloud pada umumnya dimanfaatkan untuk kebutuhan penyimpanan data. Biasanya sistem tersebut mengandalkan server berjumlah lebih dari satu macam. Fungsinya sendiri untuk menyeimbangkan load. Bahkan dalam penerapannya digunakan untuk memaksimalkan uptime. Jika hosting pada umumnya menggunakan single server. Cloud justru sebaliknya berbeda. Situs yang menggunakan teknologi cloud diakses menggunakan cluster. Tidak hanya itu cluster tersebut memanfaatkan adanya rescource pool yang biasanya terpusat. Sayangnya serangan cyber tetap menjadi tantangan yang dihadapi dalam mengamankan cloud tersebut. Jika tidak dipahami dan dicermati tentu akan menjadi masalah besar. Permasalahan tersebut seperti bola panas lantaran bisa datang kapan saja. Bahkan kebanyakan orang menggunakan sistem cloud namun tetap memiliki potensi terkena serangan cyber. Untuk melindungi data dari adanya serangan cyber diperlukan perlindungan secara menyeluruh. Seperti adanya dukungan sistem otentikasi aktif. Selain itu perlindungan enkripsi multifaktor diperlukan guna menunjang keamanan sistem penyimpanan cloud. Enkripsi multifaktor juga berperan dalam melindungi adanya pelanggaran data. Biasanya hal tersebut melibatkan beberapa kata kunci penggunaan tunggal. Kata kunci lainnya yang berpengaruh seperti kartu pintar dan otentikasi basis telepon. Kurangnya Pelatihan Sistem Cloud Salah satu tantangan yang dihadapi dalam mengamankan cloud adalah kurangnya edukasi mengenai penggunaan sistem tersebut. Sistem berbasis cloud digunakan agar memaksimalkan penyimpanan pada aplikasi yang dijalankan lewat website. Sayangnya, pengguna juga harus memahami tata cara dalam sistem cloud. Tujuannya agar sistem tersebut lebih aman. Sebelumnya telah disinggung mengenai pelanggaran data. Adanya pelanggaran data tersebut bisa saja terjadi pada pengguna. Contohnya saja saat perusahaan memanfaatkan teknologi berbasis cloud. Dalam hal ini sistem dimanfaatkan untuk menyeimbangkan kinerja website perusahaan. Termasuk perihal penyimpanan data kredensial milik pengguna maupun perusahaan. Proses otentikasi multifaktor barangkali berperan untuk mencegah adanya pelanggaran terkait keamanan data kredensial. Hal tersebut bisa berdampak pada pelanggaran data. Permasalahan ini bisa ditangani dengan tambahan sistem. Namun guna menjawab tantangan yang dihadapi dalam mengamankan cloud tentu harus ada pelatihan khusus. Pelatihan tersebut misalnya saja mengenai pemanfaatan beberapa sistem tambahan yang harus diaktifkan. Tujuannya agar dapat membantu Anda dalam melindungi cloud dari ancaman berbahaya. Dalam hal ini peran perusahaan sebagai pengguna sistem sangat penting. Tidak hanya sebatas pengguna saja melainkan juga ikut membantu mengantisipasi keamanan. Perusahaan perlu memberikan batasan yang mengatur adanya pembagian kredensial akun. Bahkan selain itu perusahaan sebagai pengguna harus memastikan izin alokasi. Hal ini bisa juga diantisipasi dengan penghapusan secepat mungkin. Pengelola komputasi awan bisa meningkatkan pelanggaran data dengan menerapkan sejumlah pelatihan dasar kepada calon pengguna. Penyalahgunaan Layanan Cloud Satu lagi tantangan yang dihadapi dalam mengamankan cloud yang wajib menjadi perhatian yaitu penyalahgunaan layanan tersebut. Rupanya dukungan sistem keamanan tinggi dan pelatihan bagi calon pengguna saja tidaklah cukup. Pasalnya untuk mengamankan data yang tersimpan dalam cloud diperlukan kewaspadaan dari semua pihak. Penyimpanan cloud memiliki presentase kerentanan terhadap pelanggaran data. Bahkan berpotensi terkena penyalahgunaan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Ini bisa terjadi tanpa disadari oleh perusahaan. Dalam hal ini pihak yang bisa melakukan penyalahgunaan bervariasi. Mulai dari pengelola layanan cloud hingga pihak pengguna. Jika yang menggunakan bukanlah perorangan maka penyalahgunaan memiliki presentase kecil. Sementara pengguna yang berasal dari kalangan pebisnis layaknya perusahaan justru rentan. Pasalnya di dalam perusahaan tersebut layanan sistem komputasi awan digunakan oleh banyak orang. Oleh sebab itulah penyalahgunaan menjadi tantangan yang dihadapi dalam mengamankan cloud. Pasalnya di dalam perusahaan akses tidak hanya mengacu pada satu pengguna saja. Melainkan beberapa pegawai yang memiliki tugas sesuai bidangnya masing-masing. Ketidakpatuhan terhadap aturan yang diterapkan meningkatkan resiko kebocoran data. Termasuk masalah keamanan cloud itu sendiri yang dilakukan oleh orang dalam. Bila sudah begini tantangan tersebut haruslah menjadi perhatian. Bagi pengelola dan penyedia jasa tentu harus menambahkan sistem keamanan guna melindungi cloud. Sementara bagi perusahaan yang berlangganan cloud sebaiknya memperketat batasan para penggunanya. Artinya tidak semua orang atau pegawai yang diizinkan mengakses layanan tersebut. Kemampuan Sumber Daya Manusia Tantangan yang dihadapi dalam mengamankan cloud selanjutnya yaitu keterbatasan kemampuan SDM. Sumber daya manusia di dalam negeri selalu mendapat sorotan lantaran peningkatannya. Sayangya tidak dibarengi dengan kualitas SDM unggul. Alhasil ini berdampak pada pengembangan layanan komputasi awan. Lihat saja banyak orang mengakses website menggunakan komputer. Meski banyak orang yang menggunakan dan mengakses situs namun hal tersebut belum menjamin SDM unggul. Sebagai buktinya hanya ada sebagian kalangan yang memahami aktivitas mereka berkaitan dengan komputasi awan. Bahkan sebagian lainnya yang mengenal menyimpanan atau storage yang terdapat pada komputer saja. Padahal dalam hal ini saat orang mengakses website secara otomatis melibatkan teknologi cloud. Kemampuan dan pengetahuan sumber daya manusia yang masih terbatas ini tentunya menjadi tantangan tersendiri. Lebih-lebih dalam hal mengamankan layanan berbasis komputasi awan. Keterbatasan tersebut bisa menjadi pemicu terjadinya kecurangan. Keamanan sistem penyimpanan berbasis komputasi awan juga terancam lantaran keterbatasan pengetahuan yang dimiliki sumber daya manusia. Bagaimana keamanan bisa terjamin apabila SDM yang memanfaatkannya masih terbelenggu dengan minimnya informasi. Oleh sebab itu penting memperbanyak penyebarluasan mengenai pemanfaatan teknologi komputasi awan. Pada akhirnya hadirnya teknologi baru menyimpan tantangan yang harus dihadapi oleh semua pihak. Mulai dari kalangan yang merancang komputasi awan, pengelola sampai penggunanya. Setiap tantangan yang dihadapi dalam mengamankan cloud di atas tentunya mampu menjadi tolok ukur perkembangan sistem hosting di Indonesia. Cloud Raya menyediakan layanan cloud hosting dengan tingkat keamanan yang tinggi. Tentunya layanan ini didukung layanan managed service oleh tim IT profesional selama 24/7. Konsultasikan kebutuhan Anda dan hubungi kami. Buka website www.cloudraya.com dan dapatkan informasi dan penjelasan lebih lengkap mengenai layanan Cloud Raya.
Read More . . .
Thumbnail News
Perbedaan VPS Hosting dan Cloud Hosting
Banyak orang seringkali bingung saat dihadapkan 2 pilihan antara vps hosting vs cloud hosting. Karena mereka tidak tahu letak perbedaan di antara keduanya sehingga sulit baginya untuk menemukan layanan yang sesuai kebutuhan. Misalnya saja saat melihat layanan seperti cloud yang medium hingga high level. Biasanya harganya seperti hosting VPS. Padahal jika berbicara tentang kelebihannya, sudah jelas VPS dilengkapi dengan banyak keunggulan. Baik dari fitur dan performanya. Lalu apa perbedaan dari keduanya? Terlebih saat mencari layanan hosting secara online, sekarang ini banyak tersedia provider yang menawarkan harga bervariasi. Anda bisa menemukan yang paling murah hingga termahal sesuai kebutuhan. Semuanya mempunyai kelebihan tersendiri. Jadi beda fungsi, harganya juga akan berbeda. Diantara layanan hosting saat ini, cloud dan VPS itu fiturnya hampir mirip. Maka dari itu kami jelaskan perbedaan antara vps hosting vs cloud hosting. Apa itu Virtual Private Server? Sesuai dengan namanya, ini adalah server virtual yang dibuat secara khusus untuk memenuhi kebutuhan bisnis di sebuah lembaga. Jadi cara kerjanya memanfaatkan teknologi virtualisasi. Sehingga dalam 1 server fisik yang ada akan terbagi menjadi beberapa bagian berbentuk virtual untuk satu user saja. Itu artinya dalam 1 akun virtual private server tidak akan digabung dengan user lainnya seperti yang terjadi pada shared hosting. Bila mencari perbedaan dari vps hosting vs cloud hosting, dalam hal ini virtual private server memungkinkan Anda bebas memakai space sesuai kebutuhan.  Baik dari sistem operasinya, panel hosting, dan juga aplikasi yang mau diinstal. Itulah sebabnya hasil layanannya lebih optimal karena tidak ada batasan kustomisasi oleh pihak provider. Hanya saja bila ingin menggunakannya dengan baik, Anda harus tahu tekniknya dulu tentang cara kerja server sehingga hasilnya maksimal. Untuk cara kerjanya sendiri sebenarnya bekerja ke dalam server fisik yang kapasitasnya sangat besar. Setelah itu, kapasitas ukurannya tersebut dibagi ke dalam beberapa server berbentuk virtual menjadi lebih kecil. Meskipun ada dalam 1 server fisik yang sama, namun setiap bagiannya tidak saling terhubung. Itu artinya dalam akses data vps hosting vs cloud hosting ini, virtual private server cukup aman. Karena hanya Anda yang bisa mengakses data pribadi sendiri. Anda bisa menggambarkan virtual private server sebagai rumah kontrakan. Jadi bebas mendekorasi rumahnya atau menambahkan aneka furniturenya. Apa itu Cloud Hosting? Ini adalah contoh dari server virtual yang menawarkan 1 set berdedikasi untuk pengguna dan sudah terlindung oleh sumber daya mesin. Dalam setiap infrastrukturnya, masing-masing awan selalu memberikan kemampuan berskala sumber daya server yang on demand.  Jadi setiap cloud server selalu memiliki ruang CPU yang sudah dialokasikan, disk, memory, dll. Itu karena sifatnya tidak dapat oversold. Sehingga hal ini memungkinkan teknologinya bisa dijadikan menjadi 1 untuk storage (tambahan disk secara virtual).  Dalam vps hosting vs cloud hosting ini, awan bisa menjadikan satu beberapa server lainnya menjadi CPU virtual atau computing node. Artinya setiap platformnya dapat menjalankan beberapa server virtual sekaligus. Melihat hal tersebut, teknologi cloud sangat berbeda dengan vps bila dilihat dari jumlah servernya. Cloud memanfaatkan beberapa server yang kemudian digabung menjadi 1. Sehingga dalam 1 server bisa dipakai oleh beberapa pengguna sekaligus. Bentuk perumpamaan yang paling tepat untuk teknologi ini adalah seperti tinggal di sebuah apartemen. Umumnya apartemen dibuat dengan desain dan fitur yang sudah lengkap dari awal. Jadi saat disewa, pengguna tinggal memakainya langsung. Hal ini sama seperti teknologi cloud. Jadi Anda tidak harus memiliki keahlian khusus saat menyewanya. Karena dalam hal ini hostingnya telah di manage langsung oleh penyedia hostingnya. Itu artinya pengguna tinggal bayar dan pakai langsung. Intinya teknologi awan itu cara kerjanya seperti virtual private server. Teknologi ini bergantung pada 1 server fisik saja, namun cloud bekerja pada beberapa server secara nyata sekaligus. Itulah kenapa disebut teknologi cloud karena cara kerjanya seperti awan yang saling bertumpuk menjadi besar. Perbedaan VPS Hosting dan Cloud Hosting Tentunya ada perbedaan yang mendasar di antara keduanya. Di mana perbedaan tersebut harus benar-benar Anda perhatikan ketika ingin menggunakan layanan web tersebut. Untuk itu setelah memahami masing-masing web di atas, saatnya mencari tahu perbedaannya dengan melihat penjelasannya di bawah ini: Jika ditinjau dari segi harga, teknologi cloud itu lebih terjangkau daripada menggunakan layanan virtual private server. Namun bila Anda menggunakan layanan cloud yang tertinggi, harganya bisa dipakai untuk menyewa VPS lengkap dengan berbagai kelebihannya. Jadi sebaiknya sesuaikan kebutuhan saat memilih salah satu dari keduanya.Berbicara tentang performanya, VPS lebih baik daripada teknologi cloud. Saat menggunakannya, pengguna bebas melakukan kustomisasi server secara virtual. Hanya saja Anda harus bisa mengaturnya dengan benar karena bersifat unmanaged. Artinya segala konfigurasinya harus dilakukan sendiri. Maka bila tidak ingin repot mengaturnya, cloud bisa menjadi solusinya!Untuk perbedaan vps hosting vs cloud hosting dilihat dari kapasitasnya sebenarnya hampir sama. Perbedaannya hanya terlihat dari spesifikasi hardwarenya. Bila ada yang menggunakan RAID SSD artinya kecepatannya lebih baik dari kapasitas biasa. Jadi meskipun kapasitasnya sama, sebaiknya cek hardwarenya karena bisa mempengaruhi kecepatan akses websitenya.Untuk kustomisasi di sini, VPS itu jauh lebih bebas dipakai. Anda bisa menginstal sistem operasi, mengatur panel web, dan aplikasinya dengan bebas. Sehingga Anda bisa menggunakan aplikasi yang penting saja agar servernya tidak berat. Sedangkan cloud tidak bisa melakukan kustomisasi karena semuanya sudah ada tinggal dipakai. Mana yang Terbaik? VPS Hosting Vs Cloud Hosting Masing-masing hosting mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Semuanya tergantung dari pemakaian layanannya masing-masing. Misalnya saja bila Anda menginginkan server yang aman, maka VPS pilihannya karena hanya dipakai 1 akun saja. Sedangkan teknologi cloud itu telah dimanage oleh providernya sendiri. Sehingga meskipun aman, namun ingat bahwa 1 servernya saling terhubung dengan yang lain. Jadi tingkat keamanannya masih perlu diperhatikan lagi. Selanjutnya bila melihat dari segi performanya, keduanya sama-sama bagus. Yang membedakan hanya dari segi pemakaian kustomisasi datanya saja. Jika Anda mencari kebebasan kustomisasi, maka virtual private server bisa dipilih. Karena setiap konfigurasi sistemnya bisa diatur secara manual. Jadi pengguna bisa menggunakan aplikasi sesuai kebutuhannya saja. Namun dalam pemakaiannya biasanya hanya dapat dilakukan oleh orang yang ahli. Untuk orang awam sangat tidak disarankan menggunakan layanan ini. Karena tanpa pengetahuan seputar masalah teknik, Anda tidak bisa memanfaatkan fiturnya dengan baik. Sementara bila masih awam sebaiknya gunakan cloud karena sudah ada tool yang bisa dimanfaatkan langsung. Setiap konfigurasi servernya akan dibantu penyedia layanannya langsung. Jadi pengguna bisa tinggal pakai saja. Melihat hal tersebut, saatnya Anda untuk menentukan pilihan. Karena dilihat dari manapun sebenarnya vps hosting vs cloud hosting merupakan layanan yang sama-sama menguntungkan. Cloud Raya menyediakan layanan hosting bagi berbagai keperluan website Anda, mulai dari shared hosting, VPS, hingga dedicated cloud hosting. Tentunya layanan ini didukung layanan managed service oleh tim IT profesional selama 24/7. Konsultasikan kebutuhan Anda dan hubungi kami. Buka website www.cloudraya.com dan dapatkan informasi dan penjelasan lebih lengkap mengenai layanan Cloud Raya.
Read More . . .

Ready to Make Something Big?

START NOW