Bahasa pemrograman PHP sangat sering terdengar, namun apakah sebenarnya pengertian dari PHP itu? PHP merupakan bahasa pemrograman yang digunakan dalam pembuatan website. Untuk mulai belajar koding PHP tentunya Anda perlu memahami pengertian PHP dan beberapa hal dasar termasuk sintaks yang banyak digunakan.
Pengertian PHP
Singkatan PHP awalnya adalah Personal Home Page, tapi sekarang mengalami perkembangan dan perubahan akronim PHP menjadi Hypertext Pre Processor. PHP adalah bahasa pemrograman yang fokus pada scripting server yaitu untuk membuat web dinamis atau aplikasi web.
Dalam hal koding script adalah sekumpulan instruksi dari susunan koding-kodong yang akan diterjemahkan saat proses runtime. Bahasa pemrograman scripting seperti PHP akan ditanam dalam perangkat lunak lain dan dijalankan oleh server.
Mengapa Menggunakan PHP?
PHP sangat populer bahkan situs sekelas Facebook menggunakan bahasa pemrograman ini sebagai salah satu pengembangan situsnya.
Alasan banyak orang menggunakan PHP:
- Cukup mudah dipelajari
- Banyak tutorial di internet
- PHP bersifat open source dapat dikembangkan tanpa biaya
- Banyak pilihan database
- Multi platform dan kompatibel untuk berbagai sistem operasi.
Fungsi PHP
Berdasarkan pengertian PHP fungsinya cukup jelas yaitu dimanfaatkan untuk pembuatan website. PHP bersifat server side. PHP dapat dimasukkan ke dalam kode HTML atau digunakan sebagai kombinasi dengan sistem template, sistem manajemen konten web dan sebagainya. Selain itu, PHP juga berfungsi dalam pembuatan aplikasi atau perangkat lunak komputer.
Sintaks Dasar PHP
Belajar koding PHP tentu Anda ingin tahu bagaimana sintaks dasar PHP. Memulai koding PHP diawali dengan <?php dan koding diakhiri dengan ?>. Sintaks PHP bersifat case sensitive maka dari itu penting memperhatikan penggunaan huruf besar dan huruf kecil saat penulisan koding.
Contoh Kode PHP
Penggunaan sintaks PHP dapat dikombinasikan dengan bahasa pemrograman lain, mari simak contoh kodenya.
1. PHP – HTML
Kode PHP dengan HTML:
Penjelasan:
-
Kode di atas menggabungkan PHP dengan HTML untuk menghasilkan halaman web yang dinamis.
-
PHP digunakan untuk menghasilkan pesan waktu yang berbeda, tergantung pada jam saat ini (pagi, sore, malam).
-
Di bagian HTML, kita menggunakan PHP untuk menampilkan pesan selamat datang berdasarkan waktu, serta menampilkan tanggal dan waktu saat ini.
-
Kode HTML membuat tampilan halaman menjadi lebih menarik dengan sedikit CSS styling.
Hasilnya:
-
Ketika halaman dibuka, pengguna akan melihat pesan seperti “Selamat Pagi, Pengunjung!” jika akses dilakukan pada pagi hari, dan sebagainya.
-
Tanggal dan waktu saat ini juga akan ditampilkan secara dinamis.
2. PHP – CSS
Berikut ini adalah contoh sintaks dasar PHP yang digabungkan dengan CSS.
Koding
Kode PHP dengan CSS:
Penjelasan:
-
PHP digunakan untuk menentukan warna latar belakang halaman berdasarkan waktu saat ini. Jika waktu kurang dari 12, warna latar belakang adalah kuning cerah (pagi), jika antara 12 dan 17, warna latar belakang adalah hijau (sore), dan jika lebih dari 17, latar belakang berubah menjadi biru tua (malam).
-
CSS digunakan untuk mengatur gaya visual halaman. Menggunakan CSS untuk mendesain elemen-elemen seperti
bodydancontainer, serta memberikan efek transisi warna latar belakang. -
Dengan PHP yang menentukan warna berdasarkan waktu, halaman akan tampak berbeda setiap kali diakses pada waktu yang berbeda.
Hasilnya:
-
Ketika pengguna mengakses halaman, warna latar belakang halaman akan berubah sesuai dengan waktu saat itu.
-
Pagi (sebelum jam 12): Latar belakang kuning cerah.
-
Sore (jam 12-17): Latar belakang hijau.
-
Malam (setelah jam 17): Latar belakang biru tua.
-
-
Tanggal, waktu saat ini, dan pesan perubahan latar belakang juga akan ditampilkan di halaman.
3. PHP - Javascript
Berikut ini adalah contoh sintaks dasar PHP yang digabungkan dengan Javascript.
Koding
<?php
// PHP memproses data
$nama = "Pengunjung";
$jam = date("H");
$greeting = "";
// Menentukan sapaan berdasarkan jam
if ($jam < 12) {
$greeting = "Selamat Pagi";
} elseif ($jam < 17) {
$greeting = "Selamat Siang";
} else {
$greeting = "Selamat Malam";
}
?>
<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<title>PHP dan JavaScript</title>
<style>
body {
font-family: sans-serif;
padding: 40px;
background-color: #f0f0f0;
}
#pesan {
font-size: 1.5em;
color: #333;
padding: 20px;
background-color: #e0e0ff;
border-radius: 8px;
width: fit-content;
margin: auto;
text-align: center;
}
button {
display: block;
margin: 30px auto 0;
padding: 10px 20px;
font-size: 1em;
cursor: pointer;
}
</style>
</head>
<body>
<div id="pesan">Klik tombol di bawah untuk melihat sapaan.</div>
<button onclick="tampilkanPesan()">Tampilkan Sapaan</button>
<script>
// JavaScript mengambil data dari PHP
const sapaan = "<?php echo $greeting; ?>";
const nama = "<?php echo $nama; ?>";
function tampilkanPesan() {
const elemen = document.getElementById("pesan");
elemen.innerHTML = sapaan + ", " + nama + "!";
}
</script>
</body>
</html>
Hasilnya
-
PHP:
-
Memproses waktu saat ini (
date("H")). -
Menentukan pesan sapaan berdasarkan waktu (pagi, siang, malam).
-
Mengirim data tersebut ke JavaScript dalam bentuk variabel.
-
-
JavaScript:
-
Menunggu interaksi pengguna (klik tombol).
-
Saat tombol ditekan, menampilkan sapaan yang dikirim dari PHP ke halaman web secara dinamis.
-
-
HTML & CSS:
-
Mengatur tampilan halaman agar sederhana namun menarik.
-
Saat halaman dibuka:
-
Terlihat pesan awal: “Klik tombol di bawah untuk melihat sapaan.”
-
Ketika tombol ditekan:
-
JavaScript akan mengambil data sapaan dari PHP dan menampilkannya, misalnya:
“Selamat Pagi, Pengunjung!”
-
Penulisan Kode-Kode PHP
Dalam penulisan kode-kode PHP terbagi dalam dua jenis yaitu PHP native dan PHP Framework. Mari simak penjelasan agar paham perbedaan keduanya.
1. PHP Native
Pengertian PHP Native adalah kode PHP yang ditulis dai nol ketika merancang website. Jenis pengkodean ini digunakan oleh developer web yang ahli koding untuk mengembangkan website fungsional.
2. PHP Framework
Pengertian PHP Framework adalah jenis pengkodean PHP yang memanfaatkan kerangka pengelolaan website yang sudah ada. Yang mana, developer web tidak perlu membuat website dari nol dan lebih cepat prosesnya.
PHP dan MySQL
Dalam pembuatan website bahasa pemrograman PHP dan MySQL cukup erat kaitannnya dan saling melengkapi. MySQL adalah sistem manajemen database yang disematkan ke dalam website tersebut. PHP membantu komunikasi antar database menjadi lebih mudah.
Kesimpulan
Apakah Anda sudah mulai memahami sedikit banyak tentang pengertian PHP dan sintaks dasarnya? Ya, dalam penerapan bahasa pemrograman memang akan lebih mudah paham jika dibarengi dengan praktik langsung. Maka, Anda bisa mencoba beberapa koding yang ada di internet untuk mempelajari bahasa pemrograman PHP tingkat lanjut.
Temukan informasi bermanfaat lainnya di Blog dan Knowledge Base Cloud Raya. Anda juga bisa melakukan sign up dan menjelajahi apa saja yang bisa dilakukan dalam dashboard Cloud Raya.




