Jika membicarakan server, banyak yang mengira server adalah hardware berbentuk kotak yang selalu diperlihatkan di film-film bertemakan teknologi. Namun, apakah itu benar?
Meskipun hal itu benar, tetapi apa itu server memiliki pengertian yang lebih luas. Jadi, apa server itu sebenarnya? Yuk, baca artikel ini sampai akhir untuk mengetahui apa itu server dan pentingnya untuk bisnis.
Jadi, Server Adalah
Sering kali pertanyaan seperti “apa itu server?” terdengar di masyarakat, terutama dari kalangan non-IT.
Jadi, server adalah perangkat atau device yang menyediakan layanan dan sumberdaya untuk komputer lain yang disebut komputer client. Fungsi utama server adalah menyimpan dan mengelola data, menyediakan akses ke aplikasi atau layanan tertentu, mengatur komunikasi antara perangkat dalam jaringan, dan masih banyak lagi. Server bisa berbentuk fisik maupun virtual.
Baca juga : server jaringan mikrotik
Cara Kerja Server
Sebenarnya, cara kerja server tergantung pada jenis server itu sendiri. Namun, secara umum server bekerja dengan menerima permintaan dari client (komputer lain di dalam jaringan), yang kemudian permintaan tersebut diproses dengan mengambilkan data yang diperlukan dari penyimpanan internal. Kemudian, server mengirimkan kembali respon permintaan tersebut kepada client.

Datacenter cartoon composition with indoor view of data analysts working place with desktop computer and servers vector illustration
Selain menyediakan permintaan dari client, server juga melakukan pemeliharaan yang meliputi pemantauan kesehatan sistem, manajemen sumber daya, dan pembaruan software kinerja tetap optimal. Dengan cara ini, server menyediakan layanan dan informasi kepada klien, memungkinkan interaksi yang lancar antara komputer klien dan aplikasi atau sumber daya.
Fungsi Server
Seperti yang telah disebutkan, server memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung jenisnya. Namun, server tetap memiliki fungsi utama. Fungsi utama server adalah untuk:
- Menerima, memproses, dan memberikan permintaan komputer client
- Menyimpan data dan informasi
- Mengatur alur traffic transfer atau file
- Menyediakan database dan pengolahan data
- Mengamankan data dan dari serangan siber
Lalu, apa saja jenis server dan contoh-contohnya?
Contoh Server
Server adalah hardware maupun lunak yang terkoneksi pada jaringan dan berfungsi memproses permintaan dari komputer client. Berdasarkan wujudnya, server dibagi menjadi server fisik dan server virtual.
Server fisik seperti yang kita tahu, berupa kumpulan rack di data center. Sedangkan, contoh dari virtual server adalah cloud server, yang juga dapat berbentuk virtual machine (VM) dan container.
Namun, sebenarnya device yang kia miliki seperti laptop, komputer desktop, dan HP, bisa difungsikan sebagai server juga. Namun, tentu saja perangkat-perangkat ini akan memiliki limitasi dibandingkan server pada data center maupun server virtual.

Man engineer working on computer server rack switchboard. Guy switching panel cabinet with plugged Ethernet optical cables. Telecommunications, engineering concept. Flat vector illustration.
Jenis Server
Server memiliki banyak jenis dengan fungsinya yang berbeda-beda. Mari kita klasifikasikan kembali menjadi server fisik dan server virtual.
Server fisik memiliki beberapa jenis, yang pertama yaitu rack. Server ini biasanya ada di dalam sebuah data center. Yang kedua adalah tower server. Tower server adalah server berbentuk tower yang biasanya digunakan oleh perusahaan yang tidak memerlukan banyak server. Dan yang ketiga adalah blade server. Blade server adalah server yang sangat tipis yang dimasukkan ke dalam chassis yang dapat menampung beberapa blade server. Sangat efisien dalam penggunaan ruang dan daya.
Lalu bagaimana dengan server virtual dan apa saja jenis-jenisnya? Berikut adalah jenis-jenis server virtual beserta contoh dan fungsinya.
Web Server
Web server berfungsi menyimpan, mengelola, dan mengirimkan halaman web kepada pengguna internet melalui protokol HTTP atau HTTPS. Melalui web server, pengguna dapat mengakses berbagai situs web dan aplikasi web, baik yang berupa konten statis maupun dinamis.
Cara kerja server ini adalah dengan menerima permintaan HTTP dari browser web pengguna, memprosesnya, dan mengirimkan halaman web yang diminta beserta konten yang terkait. Dengan demikian, web server berperan penting dalam menyajikan informasi dan layanan online kepada pengguna di seluruh dunia.
Beberapa web server yang perlu diketahui sebagai berikut:
Apache Web Server
Apache Web Server adalah software server web yang populer dan bersifat open-source. Apache Web Server digunakan untuk menyajikan konten web ke pengguna melalui internet.
Apache Web Server (sering disebut Apache HTTP Server atau hanya Apache) mendukung berbagai sistem operasi termasuk Unix, Linux, dan Windows. Apache dikenal akan keandalan performa dan keberagaman fungsinya.
Apache Tomcat
Apache Tomcat adalah aplikasi server open-source yang digunakan untuk menjalankan aplikasi Java Servlet dan JavaServer Pages (JSP). Tomcat menyediakan lingkungan untuk mengeksekusi aplikasi web berbasis Java yang dinamis. Selain berfungsi sebagai kontainer servlet, Tomcat juga mendukung JSP yang memungkinkan pembuatan halaman web dinamis.
Tomcat sering digunakan dalam pengembangan dan pengujian aplikasi web berbasis Java, serta dalam lingkungan produksi untuk menyajikan aplikasi web Java. Meskipun Tomcat dapat berfungsi sebagai server web independen, seringkali digunakan bersamaan dengan server web seperti Apache HTTP Server untuk meningkatkan kinerja dan fleksibilitas.

System administrator job set. Hardware professional setting up desktop, cloud server, holding cords. People concept. Vector illustration for topics like job, occupation, hardware
NGINX
NGINX adalah server web dan server proxy yang juga bersifat open-source. Selain berfungsi sebagai server web untuk menyajikan konten statis, NGINX juga sering digunakan sebagai reverse proxy, load balancer, dan server cache.
NGINX dirancang untuk menangani ribuan koneksi secara bersamaan dengan penggunaan sumber daya yang minimal. Karena keandalannya dalam mengelola lalu lintas web, NGINX sering digunakan oleh situs web besar dan perusahaan teknologi terkemuka.
Lighttpd
Lighttpd adalah server web open-source yang dirancang untuk kecepatan, keamanan, dan efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Server ini mendukung FastCGI, SCGI, Auth, Output-Compression, URL-Rewriting, dan banyak fitur lainnya.
Lighttpd dikenal akan kemampuannya dalam menangani sejumlah besar koneksi secara simultan dengan jejak memori yang minimal. Oleh karena itu, Lighttpd sering digunakan dalam situasi di mana kinerja dan efisiensi sangat kritis, seperti pada server web yang melayani aplikasi mobile, embedded systems, atau situs web dengan traffic tinggi.
Internet Information Service (IIS)
Internet Information Services (IIS) adalah server web dari Microsoft untuk digunakan dengan sistem operasi Windows. IIS menyediakan berbagai layanan untuk menyajikan konten web, termasuk halaman HTML statis, aplikasi web ASP.NET, dan layanan FTP. Selain itu, IIS mendukung protokol HTTP, HTTPS, FTP, FTPS, SMTP, dan NNTP, memungkinkan pengelolaan berbagai jenis komunikasi internet.
IIS memiliki integrasi yang kuat dengan ekosistem Windows dan menawarkan fitur-fitur seperti otentikasi Windows, manajemen sertifikat SSL/TLS, logging yang terperinci, dan kemampuan untuk meng-host beberapa situs web pada satu server melalui mekanisme virtual hosting.
Sun Java Web Server
Sun Java Web Server, juga dikenal sebagai Oracle iPlanet Web Server, adalah server web yang dirancang untuk menyajikan aplikasi web dan konten statis. Sun Java Web Server dikembangkan untuk digunakan dalam lingkungan perusahaan dan mendukung berbagai teknologi web, termasuk Java Servlet, JavaServer Pages (JSP), dan berbagai protokol internet.
Sun Java Web Server banyak digunakan dalam lingkungan enterprise yang membutuhkan stabilitas, kinerja, dan integrasi dengan teknologi Java.
Xitami Web Server
Xitami Web Server adalah server web yang ringan dan mudah digunakan. Dirancang untuk kesederhanaan dan kecepatan, Xitami mendukung berbagai sistem operasi termasuk Windows, Linux, dan Unix, menjadikannya pilihan fleksibel untuk berbagai lingkungan komputasi.
Xitami cocok untuk penggunaan dalam skala kecil hingga menengah, terutama bagi mereka yang mencari solusi web server yang cepat dan mudah diatur. Namun, karena tidak sekuat server web lainnya seperti Apache atau NGINX, penggunaannya lebih terbatas pada aplikasi yang tidak memerlukan skalabilitas tinggi atau fitur-fitur lanjutan.
Zeus Web Server
Zeus Web Server adalah server web komersial yang dikembangkan oleh Zeus Technology, yang dikenal karena kinerjanya yang tinggi, skalabilitas, dan efisiensinya. Zeus Web Server digunakan oleh berbagai perusahaan besar dan situs web yang memerlukan keandalan dan kinerja tinggi.
Mail server
Mail server adalah hardware ataupun lunak yang berfungsi mengelola dan memfasilitasi pengiriman, penerimaan, dan penyimpanan email dalam sebuah jaringan. Mail server memungkinkan komunikasi email antar pengguna melalui protokol tertentu seperti SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) untuk pengiriman email, dan IMAP (Internet Message Access Protocol) atau POP3 (Post Office Protocol) untuk menerima dan mengelola email.
Server Hosting
Server hosting adalah layanan yang disediakan oleh penyedia hosting web atau penyedia layanan cloud. Server hosting memungkinkan individu atau organisasi untuk menyimpan dan menjalankan situs web, aplikasi, atau data mereka di server yang di-host oleh penyedia tersebut.
Server hosting memiliki beberapa jenis seperti, Shared Hosting, VPS (Virtual Private Server) hosting, Dedicated Server Hosting, dan Cloud Hosting.
File Server
File server adalah server yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan berbagi file di dalam suatu jaringan. Fungsinya adalah untuk menyediakan akses berbagi ke file dan dokumen kepada pengguna atau perangkat lain dalam jaringan, biasanya menggunakan protokol file sharing seperti SMB (Server Message Block) atau NFS (Network File System). File server biasanya digunakan untuk menyimpan data yang terstruktur seperti dokumen, gambar, video, dan file-file lainnya.
DHCP Server
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) server digunakan untuk menawarkan konfigurasi jaringan secara dinamis kepada device yang terhubung ke jaringan komputer. Fungsinya adalah untuk menyediakan alamat IP, subnet mask, gateway default, DNS server, dan informasi jaringan lainnya kepada device dalam jaringan secara otomatis.
VPN server
VPN (Virtual Private Network) server adalah software atau hardware yang menyediakan akses ke private network melalui koneksi internet publik. Fungsinya adalah untuk memberikan keamanan jaringan penggunanya dengan mengenkripsi lalu lintas data yang melewati koneksi internet.
VPN server dapat dijalankan secara internal oleh organisasi menggunakan hardware atau software yang diinstal di server lokal mereka, atau menggunakan layanan VPN yang disediakan oleh penyedia layanan VPN.
FTP server
FTP (File Transfer Protocol) server yang berfungsi untuk menyediakan akses ke file dan directory di sebuah sistem komputer melalui protokol FTP. FTP server memungkinkan penggunanya untuk mentransfer file antara komputer lokal mereka dan server yang di-host melalui koneksi jaringan.
Beberapa contoh software FTP server populer termasuk FileZilla Server, vsftpd (Very Secure FTP Daemon) untuk sistem Linux, dan Microsoft FTP Server untuk lingkungan Windows.
Virtual Server
Virtual server adalah jenis server yang berjalan di atas hardware fisik tunggal yang berfungsi untuk menyimulasikan beberapa server fisik secara virtual (Virtual Machines). Virtual server memungkinkan satu server fisik (host) untuk menjalankan beberapa mesin virtual (VMs) secara terpisah, masing-masing berperilaku seperti server fisik independen dengan sistem operasi dan aplikasi mereka sendiri.
Application server
Application server adalah software yang dirancang khusus untuk menjalankan aplikasi bisnis yang kompleks dan dinamis. Fungsi utamanya adalah untuk menyediakan lingkungan runtime yang aman dan stabil bagi aplikasi web atau layanan yang memerlukan koneksi database, komputasi bisnis, pemrosesan transaksi, dan integrasi dengan sistem lain.
Application server umumnya digunakan dalam lingkungan enterprise untuk menjalankan aplikasi bisnis seperti sistem manajemen konten, sistem manajemen basis data, aplikasi e-commerce, sistem perbankan, dan lainnya.
Kesimpulan
Dari penjelasan pada artikel ini dapat disimpulkan bahwa server adalah hardware atau software yang menyediakan layanan dan sumberdaya untuk komputer lain yang disebut komputer client. Server dapat berbentuk fisik dan virtual.
Fungsi utama server adalah menerima, memproses, dan memberikan permintaan komputer client, menyimpan data dan informasi, mengatur alur traffic transfer, menyediakan database dan pengolahan data, serta mengamankan data dari serangan siber.
Selain fungsi utamanya, server memiliki fungsi-fungsi khusus lainnya yang berbeda bergantung pada jenis servernya seperti contohnya layanan VPS Windows.




