{"id":39802,"date":"2026-09-28T17:07:37","date_gmt":"2026-09-28T10:07:37","guid":{"rendered":"https:\/\/cloudraya.com\/?p=39802"},"modified":"2026-09-29T14:13:26","modified_gmt":"2026-09-29T07:13:26","slug":"gitea-solusi-self-hosted-git-repository","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/blog\/gitea-solusi-self-hosted-git-repository\/","title":{"rendered":"Gitea: Solusi Self-Hosted Git Repository untuk Developer"},"content":{"rendered":"<p aria-level=\"2\"><span data-contrast=\"auto\">Kalau kamu sedang mencari alternatif Git repository yang lebih fleksibel dan private, Gitea bisa menjadi pilihan yang menarik.<\/span> <\/p>\n<p aria-level=\"2\"><span data-contrast=\"auto\">Dengan Gitea, kamu bisa mengelola Git repository secara mandiri di server pilihanmu.<\/span> <\/p>\n<p aria-level=\"2\"><span data-contrast=\"auto\">Beberapa tahun ke belakang, Gitea semakin menarik perhatian developer. Pada Januari 2024, Gitea sudah memiliki 40 ribu stars di GitHub dan meningkat sekitar <\/span><a href=\"https:\/\/blog.gitea.com\/gitea-hits-40k-stars-on-github-celebrating-open-source-devops-excellence\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span data-contrast=\"none\">42,5%<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\"> menjadi 57 ribu stars di 2026.<\/span> <\/p>\n<p aria-level=\"2\"><span data-contrast=\"auto\">Tapi, apa yang membuat Gitea menarik di kalangan developer? Dan apa bedanya dengan platform seperti GitHub?<\/span> <\/p>\n<p aria-level=\"2\"><span data-contrast=\"auto\">Yuk, kita bahas satu per satu.<\/span> <\/p>\n<h2 aria-level=&quot;2&quot; id=\"apa-itu-gitea\"><b><span data-contrast=\"none\">Apa Itu Gitea?<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Sebelum bahas lebih jauh, kamu perlu tahu apa itu Gitea.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Gitea adalah <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">platform open-source<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> untuk hosting dan mengelola Git repository.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Lewat Gitea, kamu bisa menyimpan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">source code<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, mengelola repository, mengatur akses pengguna, hingga berkolaborasi dalam pengembangan aplikasi.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Yang membuatnya unggul adalah Gitea bisa di-<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">self-host<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Jadi kamu bisa menjalankannya di <\/span><a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/id\/feature\/virtual-machine\/\"><span data-contrast=\"none\">server <\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\">atau cloud infrastrukturmu sendiri. <\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dengan begitu, selain bisa mengelola repository, kamu juga bisa menentukan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">environment<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> tempat platform dan data kamu berjalan.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Gitea ini cocok buat developer, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">development team<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, atau organisasi yang butuh Git repository privat dengan kontrol lebih besar pada datanya.<\/span> <\/p>\n<h2 aria-level=&quot;2&quot; id=\"fungsi-gitea-untuk-developer\"><b><span data-contrast=\"none\">Fungsi Gitea Untuk Developer<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Lebih dari sekadar tempat menyimpan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">source code<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, Gitea menyediakan berbagai fitur yang bisa bantu kamu dan tim mengelola proses <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">development<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dalam satu platform.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Supaya lebih jelas, ini dia fungsi utama Gitea yang perlu kamu tahu:<\/span> <\/p>\n<h3 id=\"1-mengelola-git-repository\"><span data-contrast=\"none\">1. Mengelola Git Repository<\/span> <\/h3>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Fungsi paling mendasar tentu saja membuat dan mengelola Git repository.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kamu bisa membuat repository untuk berbagai <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">project<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, menyimpan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">source code<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, dan melacak setiap perubahan yang terjadi selama proses <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">development<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Semua perubahan pada <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">development<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> aplikasi tercatat, jadi kamu dan tim bisa mengikuti perkembangan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">project<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dari waktu ke waktu.<\/span> <\/p>\n<h3 id=\"2-mengelola-repository-privat\"><span data-contrast=\"none\">2. Mengelola Repository Privat<\/span> <\/h3>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Tidak semua <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">source code<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> bersifat <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">public<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Biasanya, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">project<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> internal perusahaan membutuhkan akses yang lebih <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">private<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Misalkan saja aplikasi yang masih dikembangkan atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">source code<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> perusahaan, biasanya perusahaan membatasi akses siapa saja yang bisa melihat dan mengakses repository-nya.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dengan Gitea, kamu bisa membuat <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">private repository<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dan mengatur akses pengguna sesuai kebutuhan. <\/span> <\/p>\n<h3 id=\"3-berkolaborasi-dalam-pengembangan\"><span data-contrast=\"none\">3. Berkolaborasi dalam Pengembangan<\/span> <\/h3>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Biasanya, aplikasi dibangun oleh sebuah tim developer. Nah, ketika beberapa developer mengerjakan satu <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">project<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, mereka butuh solusi untuk bekerja dengan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">source code<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang sama tanpa saling menimpa perubahan.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Gitea punya fitur untuk mengelola <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">user<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">team,<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> serta berbagai <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">workflow<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> kolaborasi dalam repository yang bisa kamu manfaatkan.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kamu dan tim bisa bekerja pada <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">project<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang sama, mengirim perubahan, dan berkoordinasi dengan anggota tim melalui platform yang sama.<\/span> <\/p>\n<h3 id=\"4-mengelola-issue-dan-perubahan-kode\"><span data-contrast=\"none\">4. Mengelola Issue dan Perubahan Kode<\/span> <\/h3>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Repository juga sering dijadikan tempat tim mencatat pekerjaan yang perlu dilakukan.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Lewat fitur seperti <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">issue tracking<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> pada Gitea, kamu bisa mencatat <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">bug<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">task<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">improvement<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang perlu dikerjakan.<\/span><span data-contrast=\"auto\"> <\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Selain itu, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">workflow <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">seperti <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">pull request<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> bisa bantu tim kamu mengelola dan meninjau perubahan kode sebelum diterapkan ke <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">project<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">.<\/span> <\/p>\n<h2 aria-level=&quot;2&quot; id=\"siapa-yang-cocok-menggunakan-gitea\"><b><span data-contrast=\"none\">Siapa yang Cocok Menggunakan Gitea?<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Setelah tahu apa yang bisa Gitea lakukan, mungkin kamu masih ragu apakah Gitea adalah solusi yang cocok buat kamu.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jawabannya kembali pada kebutuhan infrastruktur dan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">workflow development<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang kamu punya.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Tapi, umumnya Gitea cocok digunakan untuk:<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li aria-setsize=\"-1\" data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"33\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"1\" data-aria-level=\"1\">\n<h3 id=\"developer\"><span data-contrast=\"none\">Developer<\/span> <\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Untuk developer individual, Gitea bisa digunakan untuk mengelola personal project atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">private repository<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang ingin <\/span><a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/id\/produk\/hosting-vps\/\"><span data-contrast=\"none\">di-host sendiri<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\">.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kamu bisa tetap punya workflow Git yang familiar, tapi juga memiliki pilihan untuk menentukan sendiri <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">environment<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> tempat repository kamu berjalan.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li aria-setsize=\"-1\" data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"33\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"2\" data-aria-level=\"1\">\n<h3 id=\"development-team\"><i><span data-contrast=\"none\">Development Team<\/span><\/i> <\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Untuk <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">development team<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, Gitea bisa bantu mengelola repository internal sekaligus mendukung collaboration antar-developer.<\/span> <\/p>\n<p><i><span data-contrast=\"auto\">User, team, repository<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, dan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">workflow development<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> bisa dikelola melalui satu platform.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Ini bisa menjadi pilihan menarik bagi tim yang ingin memiliki Git server sendiri tanpa harus menggunakan platform hosted untuk seluruh repository mereka.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li aria-setsize=\"-1\" data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"33\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"3\" data-aria-level=\"1\">\n<h3 id=\"business-dan-organization\"><span data-contrast=\"none\">Business dan Organization<\/span> <\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Untuk bisnis dan organisasi, kebutuhan akan kontrol <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">source code<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dan infrastruktur bisa jadi lebih kompleks.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Gitea bisa digunakan untuk internal <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">development<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">private repository<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, maupun <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">project<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang memerlukan kontrol lebih besar pada data dan infrastruktur.<\/span> <\/p>\n<h2 aria-level=&quot;2&quot; id=\"gitea-vs-github-apa-bedanya\"><b><span data-contrast=\"none\">Gitea vs GitHub, Apa Bedanya?<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Gitea dan GitHub sama-sama bisa digunakan untuk hosting dan mengelola Git repository. Bedanya, kamu punya pilihan yang berbeda soal bagaimana dan di mana platform tersebut dijalankan.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Gitea bisa digunakan sebagai layanan hosted maupun di-<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">self-host<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> pada server atau cloud infrastruktur pilihanmu. Sementara itu, GitHub lebih umum digunakan sebagai layanan hosted melalui GitHub.com. GitHub memang punya opsi <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">self-hosted<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, tetapi<\/span><span data-contrast=\"auto\"> hanya<\/span><span data-contrast=\"auto\"> tersedia melalui GitHub Enterprise Server untuk kebutuhan enterprise.<\/span> <\/p>\n<table data-tablestyle=\"MsoTableGrid\" data-tablelook=\"1184\" aria-rowcount=\"9\" aria-colcount=\"3\">\n<tbody>\n<tr aria-rowindex=\"1\">\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Aspek<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Gitea<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">GitHub<\/span><\/b> <\/td>\n<\/tr>\n<tr aria-rowindex=\"2\">\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Hosted option<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Gitea Cloud<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">GitHub.com<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr aria-rowindex=\"3\">\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Self-hosted<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">\u2705<\/span><span data-contrast=\"auto\"> Ya<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">\u2705<\/span><span data-contrast=\"auto\"> Ya, melalui GitHub Enterprise Server<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr aria-rowindex=\"4\">\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Infrastructure self-hosted<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Kamu kelola sendiri<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Kamu kelola sendiri dengan GitHub Enterprise Server<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr aria-rowindex=\"5\">\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Kontrol data<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Lebih besar saat self-hosted<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Lebih besar saat menggunakan Enterprise Server<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr aria-rowindex=\"6\">\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Lokasi infrastructure<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Bisa kamu tentukan saat self-hosted<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Bisa kamu tentukan saat menggunakan Enterprise Server<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr aria-rowindex=\"7\">\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Open-source<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">\u2705<\/span><span data-contrast=\"auto\"> Ya<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">\u274c<\/span><span data-contrast=\"auto\"> Tidak<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr aria-rowindex=\"8\">\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Setup self-hosted<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Perlu deployment dan maintenance<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Perlu deployment dan maintenance<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr aria-rowindex=\"9\">\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Target penggunaan<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Developer, tim, hingga organisasi<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Developer, tim, hingga enterprise<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jadi, keduanya menawarkan pendekatan yang berbeda dan cocok untuk kebutuhan yang berbeda juga. Kalau disimpulkan maka:<\/span> <\/p>\n<h2 aria-level=&quot;2&quot; id=\"apa-tantangan-self-hosting\"><b><span data-contrast=\"none\">Apa Tantangan Self-Hosting?<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Meskipun punya fleksibilitas dan kontrol lebih besar, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">self-hosting<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> repository juga punya tantangannya sendiri.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Ketika memilih <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">self-hosted<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> Gitea, kamu juga bertanggung jawab pada <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">infrastructure<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang menjalankannya.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Artinya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti:<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Menyiapkan server<\/span> <\/li>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Melakukan maintenance<\/span> <\/li>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Memastikan Gitea selalu mendapatkan update<\/span> <\/li>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Mengelola security<\/span> <\/li>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Menyiapkan backup<\/span> <\/li>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Melakukan monitoring<\/span> <\/li>\n<\/ul>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jadi, fleksibilitas memang menjadi keunggulan utama <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">self-hosting<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, tetapi ada <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">operational effort<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang perlu diperhitungkan.<\/span> <\/p>\n<h2 aria-level=&quot;2&quot; id=\"solusi-repository-yang-fleksibel-tanpa-deployment-dari-nol\"><b><span data-contrast=\"none\">Solusi Repository yang Fleksibel Tanpa Deployment dari Nol<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Lalu, bagaimana kalau kamu ingin mendapatkan fleksibilitas self-hosting tanpa harus memulai deployment dari nol?<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Di sinilah CloudRaya Marketplace bisa bantu kamu.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">CloudRaya Marketplace menyediakan berbagai aplikasi yang siap kamu pakai, salah satunya adalah Gitea.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dengan CloudRaya Marketplace, kamu tidak perlu memulai proses dari menyiapkan server dan melakukan seluruh instalasi Gitea secara manual. Kamu cuma perlu punya akun CloudRaya, deploy, lakukan setup simpel, dan mulai gunakan.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dengan begitu, kamu tetap bisa mendapatkan keuntungan dari <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">self-hosted<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> Git repository, tanpa proses <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">setup deployment<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang rumit dan memakan waktu.<\/span> <\/p>\n<h2 aria-level=&quot;2&quot; id=\"kenapa-lebih-baik-menjalankan-gitea-di-cloudraya\"><b><span data-contrast=\"none\">Kenapa Lebih Baik Menjalankan Gitea di CloudRaya?<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Yang pertama tentu saja <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">deployment<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang lebih praktis.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kamu tidak perlu melewati berbagai proses rumit, kamu bisa langsung <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">deploy<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dan menggunakan Gitea yang tersedia di CloudRaya Marketplace. Kamu juga bisa mengelola server, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">resource<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, storage, dan akses sesuai kebutuhan dalam satu platform.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Singkatnya, kamu mendapatkan kombinasi:<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Gitea \u2192 self-hosted Git repository \u2192 cloud infrastructure \u2192 deployment yang lebih praktis.<\/span> <\/p>\n<h2 aria-level=&quot;2&quot; id=\"cara-deploy-gitea-di-cloudraya\"><b><span data-contrast=\"none\">Cara Deploy Gitea di CloudRaya<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Memulai Gitea di CloudRaya juga tidak harus rumit. Secara umum, alurnya adalah:<\/span> <\/p>\n<ol>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Buka CloudRaya Marketplace.<\/span> <\/li>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Pilih Gitea.<\/span> <\/li>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Pilih dan konfigurasi VM sesuai kebutuhan.<\/span> <\/li>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Deploy aplikasi.<\/span> <\/li>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Akses Gitea setelah deployment selesai.<\/span> <\/li>\n<li><span data-contrast=\"auto\">Buat Git repository dan mulai kelola project.<\/span> <\/li>\n<\/ol>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dengan begitu, kamu bisa langsung berfokus pada repository dan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">workflow development<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> tanpa harus menghabiskan banyak waktu untuk menyiapkan semuanya dari awal.<\/span> <\/p>\n<h2 aria-level=&quot;2&quot; id=\"kesimpulan\"><b><span data-contrast=\"none\">Kesimpulan<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dari pembahasan di atas bisa kita simpulkan bahwa, Gitea adalah platform <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">open-source<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang bisa di-instal pada server pribadi. Gitea bisa bantu kamu menyimpan dan mengelola repository yang lebih fleksibel. Kamu bisa mengatur server, region, sampai keamanan yang kamu butuhkan.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Sekarang, menginstal Gitea bisa jauh lebih mudah dengan layanan seperti CloudRaya Marketplace. Kamu tinggal <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">deploy<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, setup ringan, dan mulai menggunakannya, tanpa perlu melewati proses yang rumit.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jadi, kalau kamu sedang mencari self-hosted Git server yang bisa dijalankan di server pribadi tanpa harus memulai semuanya dari nol, Gitea bisa menjadi pilihan yang patut kamu pertimbangkan.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Mulai kelola Git repository sendiri dengan deploy Gitea di CloudRaya Marketplace.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau kamu sedang mencari alternatif Git repository yang lebih fleksibel dan private, Gitea bisa menjadi pilihan yang menarik. Dengan Gitea, kamu bisa mengelola Git repository secara mandiri di server pilihanmu. Beberapa tahun ke belakang, Gitea semakin menarik perhatian developer. Pada Januari 2024, Gitea sudah memiliki 40 ribu stars di GitHub dan meningkat sekitar 42,5% menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":39803,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[143],"tags":[183],"class_list":["post-39802","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cloud-insight-id","tag-marketplace","post-wrapper"],"acf":{"reading_time":"","featured_article":false},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39802","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39802"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39802\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39806,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39802\/revisions\/39806"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}