{"id":36910,"date":"2026-03-31T23:49:35","date_gmt":"2026-03-31T16:49:35","guid":{"rendered":"https:\/\/cloudraya.com\/?p=36910"},"modified":"2026-05-20T17:57:18","modified_gmt":"2026-05-20T10:57:18","slug":"beda-web-hosting-dan-vps","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/blog\/beda-web-hosting-dan-vps\/","title":{"rendered":"Jangan Salah Pilih! Ini Beda Web Hosting dan VPS"},"content":{"rendered":"<p><span data-contrast=\"auto\">Beda web hosting dan VPS sering kali membuat bingung pemula yang baru saja terjun ke dunia cloud. <\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kesulitan memahami beda web hosting dan VPS ini tidak jarang berujung pada salah pilih layanan. Padahal, layanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan bisa berakibat fatal.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Website atau aplikasi kamu bisa jadi sangat lemot dan meninggalkan pengalaman negatif pada pengguna. Dengan asal pilih, kamu juga berisiko mengeluarkan lebih banyak biaya daripada budget yang sudah ditentukan. <\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Keduanya bisa berimbas buruk pada keberlangsungan bisnis kamu. Karena itu, kamu wajib paham beda web hosting dan VPS sebelum memilih.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Di artikel ini kamu akan tahu apa beda web hosting dan VPS dari fungsi, performa, harga, dan jenis-jenisnya. Jadi, pastikan kamu baca sampai akhir, ya! <\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Untuk mulai membedah beda web hosting dan VPS, kita bahas dulu pengertian dari web hosting dan VPS.<\/span> <\/p>\n<h2 id=\"pengertian-web-hosting\"><b><span data-contrast=\"none\">Pengertian Web Hosting<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Web hosting adalah layanan untuk menyimpan file website supaya bisa diakses melalui internet. <\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dalam layanan ini, satu server biasanya digunakan oleh banyak pengguna sekaligus. Sehingga, kamu harus berbagi sumber daya dengan pengguna hosting lainnya. <\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Web hosting biasanya tidak butuh pengelolaan yang rumit, jadi penggunanya tidak membutuhkan keahlian teknis yang tinggi.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jika diperumpamakan, web hosting ini seperti sebuah toko di dalam pusat perbelanjaan (<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">mall<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">). <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Mall <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">ini ibarat penyedia layanan hosting yang menyewakan banyak toko di dalamnya<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Nah, di sini kamu sebagai pengguna hosting adalah tenan yang menyewa salah satu tokonya. Kamu diberikan satu ruang khusus yang bisa kamu kelola untuk membuka bisnis. Tapi, karena menggunakan gedung yang sama, kamu harus berbagi sumber daya seperti listrik, air, dan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">maintenance, <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">dengan pengguna lainnya.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dalam konteks beda web hosting dan VPS, web hosting sering jadi pilihan awal karena lebih murah, praktis, dan mudah. Cocok untuk website sederhana seperti blog, company profile, atau landing page. <\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Semua kebutuhan server biasanya sudah dikelola oleh penyedia layanan, jadi kamu tinggal fokus pada konten yang ada di dalam website maupun aplikasimu.<\/span> <\/p>\n<h2 id=\"pengertian-vps\"><b><span data-contrast=\"none\">Pengertian VPS<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/id\/blog\/apa-itu-vps-cari-tahu-detailnya-di-sini\/\"><span data-contrast=\"none\">VPS (<\/span><i><span data-contrast=\"none\">Virtual Private Server<\/span><\/i><span data-contrast=\"none\">) adalah<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\"> server virtual yang memberikan sumber daya khusus dalam satu server fisik. Artinya, kamu punya kontrol dan skalabilitas lebih besar dibandingkan dengan hosting biasa, tanpa perlu berbagi ke sesama pengguna.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Karena memberikan kontrol lebih besar, diperlukan kemampuan teknis yang lebih tinggi juga untuk menggunakannya jika dibandingkan dengan hosting biasa, dan di sinilah letak salah satu beda web hosting dan VPS.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">VPS juga menawarkan fleksibilitas lebih tinggi. Kamu bisa menginstal software sendiri, mengatur konfigurasi server, mengatur besaran sumber daya yang digunakan, hingga mengelola keamanan sesuai kebutuhan. Karena itu, dibutuhkan pengetahuan dan skill teknis yang lebih tinggi untuk mengelolanya. <\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">VPS ini biasanya digunakan untuk aplikasi yang lebih kompleks atau website dengan trafik tinggi.<\/span> <\/p>\n<h2 id=\"apa-beda-web-hosting-dan-vps\"><b><span data-contrast=\"none\">Apa Beda web hosting dan VPS?<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Perbedaan utama terletak pada kontrol, resource, dan fleksibilitas penggunaan dalam pengelolaan server.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"1\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"1\" data-aria-level=\"1\">\n<h3 id=\"fungsi\"><b><span data-contrast=\"none\">Fungsi<\/span><\/b> <\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Fungsi web hosting biasa dan VPS cukup berbeda. Web hosting lebih difokuskan untuk kebutuhan dasar seperti website statis atau CMS. Semua sudah siap pakai tanpa perlu konfigurasi teknis.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Sedangkan VPS punya fungsi lebih luas. Kamu bisa menjalankan aplikasi <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">backend<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, database besar, hingga sistem otomasi. VPS juga cocok digunakan untuk <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">development environment.<\/span><\/i> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jadi, jika disimpulkan, hosting cocok untuk pemula, sedangkan VPS cocok untuk pengguna yang butuh kontrol lebih dalam.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"1\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"2\" data-aria-level=\"1\">\n<h3 id=\"harga\"><b><span data-contrast=\"none\">Harga<\/span><\/b> <\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Salah satu pembeda signifikan selain fungsi adalah harga keduanya. Web hosting biasanya lebih murah karena sumber daya digunakan bersama dengan pengguna lain. Selain itu, paket yang disediakan juga sudah termasuk <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">maintenance server.<\/span><\/i> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Sebaliknya, VPS cenderung lebih mahal karena memberikan sumber daya khusus. Namun, harga ini sebanding dengan kualitas secara keseluruhan yang didapatkan seperti fleksibilitas, keamanan, dan lain sebagainya.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"1\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"3\" data-aria-level=\"1\">\n<h3 id=\"skalabilitas\"><b><span data-contrast=\"none\">Skalabilitas<\/span><\/b> <\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jika membandingkan web hosting dan VPS, maka skalabilitas menjadi pembeda utama. Web hosting menyediakan sumber daya yang lebih terbatas, sehingga sulit bagi penggunanya yang membutuhkan sumber daya lebih tinggi seiring berkembangnya bisnis mereka.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Sedangkan VPS memungkinkan upgrade resource dengan mudah, seperti CPU, RAM, dan storage kapan saja. Jadi, pengguna tidak perlu khawatir akan adanya downtime atau website down ketika terjadi lonjakan traffic.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Karena itu, bisa dibilang kalau VPS lebih unggul dari web hosting dalam konteks skalabilitas dan keandalan. Baik untuk bisnis yang sedang berkembang atau aplikasi yang dinamis.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"1\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"4\" data-aria-level=\"1\"><b><span data-contrast=\"none\">Keamanan<\/span><\/b> <\/li>\n<\/ul>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Keamanan juga jadi poin penting yang membedakan web hosting dan VPS. Pada web hosting, keamanan dikelola oleh provider. Pengguna tidak memiliki kontrol lebih untuk mengatur keamanan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">environment<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> website-nya. <\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Selain itu, risiko keamanan di web hosting dianggap lebih tinggi karena pengguna harus berbagi <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">environment<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Sehingga, jika 1 server bermasalah, maka pengguna lain dalam 1 server yang sama akan ikut terdampak.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Sementara VPS memberikan isolasi yang lebih baik antar pengguna. Kamu juga bisa mengatur firewall dan sistem keamanan sendiri untuk memastikan environment atau infrastruktur cloudmu aman.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Karena itu, jika keamanan menjadi prioritas, maka VPS adalah solusi yang tepat untuk melindungi data sensitif atau bahkan proyek digitalmu secara keseluruhan.<\/span> <\/p>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"1\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"5\" data-aria-level=\"1\"><b><span data-contrast=\"none\">Performa<\/span><\/b> <\/li>\n<\/ul>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Performa sangat dipengaruhi oleh sumber daya server yang tersedia. Dalam konteks beda web hosting dan VPS, web hosting bisa mengalami penurunan performa jika server <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">overload<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> oleh pengguna lain.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">VPS memberikan performa lebih stabil karena resource dedicated. Ini penting untuk website dengan traffic tinggi atau aplikasi yang membutuhkan respon secara real-time.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jadi, kalau melihat jik dilihat daari perbedaan web hosting dan VPS, maka performa VPS bisa dibilang lebih konsisten dan dapat diandalkan.<\/span> <\/p>\n<table data-tablestyle=\"MsoTableGrid\" data-tablelook=\"1184\">\n<tbody>\n<tr>\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Aspek<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Web Hosting<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">VPS<\/span><\/b> <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Fungsi<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Bisa digunakan untuk kebutuhan dasar seperti website statis atau CMS, tanpa konfigurasi teknis<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti, backend, database besar, automation, dan development<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Harga<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Lebih murah karena resource dipakai bersama <\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Relatif lebih mahal karena <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">resource dedicated<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, tapi sebanding dengan fitur &amp; fleksibilitas<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Skalabilitas<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Terbatas, sulit upgrade resource saat kebutuhan meningkat<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Mudah upgrade CPU, RAM, storage tanpa downtime<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Keamanan<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Dikelola provider, kontrol terbatas, risiko lebih tinggi karena shared server<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Lebih aman karena isolasi antar user dan bisa atur sistem keamanan sendiri<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td data-celllook=\"0\"><b><span data-contrast=\"auto\">Performa<\/span><\/b> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Bisa menurun jika server overload oleh pengguna lain<\/span> <\/td>\n<td data-celllook=\"0\"><span data-contrast=\"auto\">Lebih stabil karena resource dedicated<\/span> <\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p> <\/p>\n<h2 id=\"jenis-jenis-vps-ada-apa-saja\"><b><span data-contrast=\"none\">Jenis-Jenis VPS Ada Apa Saja?<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jenis-jenis VPS biasanya diklasifikasikan berdasarkan OS yang digunakan. Sebagai contoh berikut adalah jenis-jenis VPS yang banyak digunakan:<\/span> <\/p>\n<h3 id=\"1-vps-windows\"><span data-contrast=\"none\">1. VPS Windows<\/span> <\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/id\/produk\/vps-windows\/\"><span data-contrast=\"none\">VPS Windows<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\"> adalah jenis VPS yang menggunakan OS atau sistem operasi Windows Server. VPS dengan OS Windows ini cocok untuk aplikasi berbasis .NET atau software yang membutuhkan GUI.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dalam beda web hosting dan VPS, jenis ini memberikan kemudahan bagi kamu yang sudah terbiasa menggunakan OS Windows<\/span> <\/p>\n<h3 id=\"2-vps-mikrotik\"><span data-contrast=\"none\">2. VPS MikroTik<\/span> <\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/id\/produk\/vps-mikrotik-murah\/\"><span data-contrast=\"none\">VPS MikroTik<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\"> adalah jenis VPS yang menggunakan MikroTik RouterOS sebagai sistem operasinya. VPS MikroTik biasanya digunakan untuk simulasi atau implementasi jaringan yang menggunakan RouterOS. VPS ini cocok digunakan untuk network engineer.<\/span> <\/p>\n<h3 id=\"4-vps-forex\"><b><span data-contrast=\"none\">4. VPS Forex<\/span><\/b> <\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/id\/produk\/vps-forex\/\"><span data-contrast=\"none\">VPS Forex<\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\"> dirancang untuk trading otomatis dengan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">latency<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> rendah. VPS jenis ini dirancang khusus <\/span><span data-contrast=\"auto\">untuk <\/span><span data-contrast=\"auto\">kegiatan trading karena memiliki stabilitas koneksi dan uptime yang tinggi.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Karena keandalannya tersebut, penggunanya biasanya VPS Forex untuk menjalankan robot trading yang bekerja 24\/7.<\/span> <\/p>\n<h3 id=\"5-vps-linux\"><b><span data-contrast=\"none\">5. VPS Linux<\/span><\/b> <\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/id\/produk\/vps-linux\/\"><span data-contrast=\"none\">VPS Linux <\/span><\/a><span data-contrast=\"auto\">adalah jenis VPS yang paling umum. Seperti namanya, VPS Linux menggunakan sistem operasi berbasis Linux. VPS Linux ini mendukung berbagai distro Linux seperti Ubuntu atau CentOS. Cocok untuk developer.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Karena fleksibilitas dan biaya yang cukup terjangkau, VPS Linux ini menjadi jenis VPS yang sangat populer dan banyak digunakan.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jika kamu ingin menggunakan VPS, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu kebutuhan dan goal projectmu sebelum memilih jenis VPS yang akan digunakan. Selain itu, kamu juga perlu cermat dalam memilih provider VPS.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Pastikan kamu memilih provider VPS yang aman, andal, dan memiliki banyak pilihan region agar bisnismu bisa diakses dari mana saja dengan cepat tanpa downtime, seperti CloudRaya.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">CloudRaya memiliki keamanan yang andal dan telah dilengkapi ISO 27001, memiliki performa yang andal, skalabilitas tinggi, dan menyediakan banyak opsi region di Indonesia dan US.<\/span> <\/p>\n<h2 id=\"bagaimana-dengan-jenis-jenis-hosting\"><b><span data-contrast=\"none\">Bagaimana dengan Jenis-Jenis Hosting?<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Hosting juga memiliki beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Jenis-jenis hosting diantaranya:<\/span> <\/p>\n<h3 id=\"1-shared-hosting\"><b><span data-contrast=\"none\">1. Shared Hosting<\/span><\/b> <\/h3>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Shared hosting adalah layanan hosting yang digunakan bersama banyak pengguna dalam satu server. Hosting jenis ini memiliki harga yang paling ekonomis, namun memiliki performa dan sumber daya yang terbatas.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Karenanya, shared hosting lebih cocok untuk penggunaan ringan yang tidak memerlukan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">traffic<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> tinggi.<\/span> <\/p>\n<h3 id=\"2-cloud-hosting\"><b><span data-contrast=\"none\">2. Cloud Hosting<\/span><\/b> <\/h3>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jika dibandingkan dengan shared hosting, cloud hosting memiliki performa yang lebih stabil. Ini dikarenakan cloud hosting menggunakan beberapa server dan sumber daya yang lebih banyak.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Karena itu, cloud hosting cocok digunakan untuk project yang butuh performa dan sumber daya yang lebih besar. <\/span> <\/p>\n<h3 id=\"3-wordpress-hosting\"><b><span data-contrast=\"none\">3. WordPress Hosting<\/span><\/b> <\/h3>\n<p><span data-contrast=\"auto\">WordPress hosting dioptimalkan khusus untuk hosting website berbasis WordPress.<\/span> <\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Hosting jenis ini tidak membutuhkan keahlian teknis. Jadi jika kamu adalah seorang pemula dengan beban kerja yang tidak terlalu berat, kamu bisa coba menggunakan hosting jenis ini.<\/span> <\/p>\n<h2 id=\"kesimpulan\"><b><span data-contrast=\"none\">Kesimpulan<\/span><\/b> <\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa web hosting dan VPS memiliki perbedaan yang signifikan baik dari segi fungsi, performa, keamanan, harga, dan skalabilitas. <\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Web hosting lebih cocok untuk penggunaan ringan seperti menjalankan website dengan traffic yang cenderung stabil dan tidak terlalu tinggi. Sebaliknya, <a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/id\/produk\/vps-indonesia-murah\/\">VPS<\/a> cocok digunakan untuk kebutuhan yang lebih kompleks seperti menjalankan aplikasi dan dengan traffic yang lebih tinggi.<\/span> <\/p>\n<p> <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beda web hosting dan VPS sering kali membuat bingung pemula yang baru saja terjun ke dunia cloud. Kesulitan memahami beda web hosting dan VPS ini tidak jarang berujung pada salah pilih layanan. Padahal, layanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan bisa berakibat fatal. Website atau aplikasi kamu bisa jadi sangat lemot dan meninggalkan pengalaman negatif pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":36975,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[143],"tags":[],"class_list":["post-36910","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cloud-insight-id","post-wrapper"],"acf":{"reading_time":"","featured_article":false},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36910"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37586,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36910\/revisions\/37586"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36975"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}