{"id":29108,"date":"2025-07-11T17:04:36","date_gmt":"2025-07-11T10:04:36","guid":{"rendered":"https:\/\/cloudraya.com\/?p=29108"},"modified":"2025-11-20T15:47:18","modified_gmt":"2025-11-20T08:47:18","slug":"susah-akses-website-saatnya-flush-dns-begini-caranya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/blog\/susah-akses-website-saatnya-flush-dns-begini-caranya\/","title":{"rendered":"Susah Akses Website? Saatnya Flush DNS, Begini Caranya!"},"content":{"rendered":"<p><span data-contrast=\"auto\">Apa kamu pernah gagal terus saat akses website dari laptop, tapi berhasil ketika pakai ponsel?\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><span data-contrast=\"auto\">Bisa jadi itu tanda kalau kamu perlu melakukan flush DNS!<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Tapi, apa sih flush DNS itu? dan gimana cara melakukannya?<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Lewat artikel ini kamu bisa cari tahu apa itu flush DNS dan gimana langkah mudahnya melakukan flush DNS menggunakan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">command <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">yang benar.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Agar yakin kamu paham betul, coba kita bahas dari pengertian DNS dulu.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 id=\"apa-itu-dns\"><b>Apa itu DNS<\/b><\/h2>\n<div id=\"attachment_30745\" style=\"width: 1034px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-30745\" class=\"wp-image-30745 size-full lazyload\" data-src=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS2-1024x689-1.jpg\" alt=\"DNS\" width=\"1024\" height=\"689\" data-srcset=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS2-1024x689-1.jpg 1024w, https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS2-1024x689-1-300x202.jpg 300w, https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS2-1024x689-1-768x517.jpg 768w\" data-sizes=\"auto\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/689;\" data-original-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><noscript><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-30745\" class=\"wp-image-30745 size-full\" src=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS2-1024x689-1.jpg\" alt=\"DNS\" width=\"1024\" height=\"689\" srcset=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS2-1024x689-1.jpg 1024w, https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS2-1024x689-1-300x202.jpg 300w, https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS2-1024x689-1-768x517.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/noscript><p id=\"caption-attachment-30745\" class=\"wp-caption-text\"><i><span data-contrast=\"none\">Freepik.com<\/span><\/i><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:2,&quot;335551620&quot;:2,&quot;335559739&quot;:200,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p><\/div>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Semua situs website, termasuk yang sering kamu akses punya alamat IP. Alamat IP ini seperti nomor telepon yang berupa numerik. Mudahnya, alamat IP numerik ini adalah bahasa yang dipahami dan digunakan komputer untuk memanggil website yang ingin kita akses.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kalau kamu sadar, kita gak pernah mengakses website pakai numerik. Nah, itu karena ada DNS yang membantu kita.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">DNS atau Domain Name System adalah sebuah sistem yang menerjemahkan nama domain seperti cloudraya.com, menjadi alamat numerik yang bisa dikenali komputer. Contoh alamat IP numerik yang dimaksud seperti 192.168.1.1.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dengan begitu, kamu gak perlu menghafalkan nomor-nomor yang susah dihafal itu agar bisa mengakses sebuah situs website.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Nah, karena perannya sebagai \u2018penerjemah\u2019 ini sangat penting, DNS selalu dimiliki oleh setiap website.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Hanya saja, terkadang DNS bisa bermasalah dengan meninggalkan cache yang sudah tidak relevan di komputer. Di sini lah perlunya melakukan flush DNS.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Baca juga: <\/span><a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/?s=DNS\"><span data-contrast=\"none\">Apa Itu DNS? Pahami Pengertian, Fungsi dan Cara Kerjanya<\/span><\/a><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 id=\"kenapa-kamu-butuh-flush-dns\"><b>Kenapa kamu butuh Flush DNS ?<\/b><\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Selain membantu menerjemahkan alamat IP, DNS juga bekerja dengan meninggalkan cache atau data pada komputer pengakses untuk disimpan.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Tujuannya adalah agar waktu <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">load <\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">akses selanjutnya jadi lebih cepat dan ringan. Sehingga meningkatkan efisiensi waktu dan penggunaan data transfer.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Meskipun menguntungkan baik bagi pemilik website atau pun pengakses, hal ini bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Website bisa jadi tidak dapat diakses oleh pengguna yang sebelumnya pernah mengakses website tersebut.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Jika sudah begitu kedua belah pihak bisa rugi! Pengguna jadi kesulitan akses website yang sangat diperlukannya, dan pemilik website bisa merugi karena kehilangan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">traffic<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">nya.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Menurut data yang dipublikasikan oleh konferensi USENIX, ada <\/span><a href=\"https:\/\/www.usenix.org\/system\/files\/atc20-yang.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b><span data-contrast=\"none\">3,5% kasus permintaan DNS gagal<\/span><\/b><\/a><span data-contrast=\"auto\">. Artinya, alamat IP yang tepat tidak berhasil ditemukan dan menyebabkan situs tidak bisa dibuka atau koneksi web jadi bermasalah.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Hal ini terjadi karena data yang sebelumnya tersimpan sebagai alamat website tersebut berubah dan jadi tidak lagi relevan, sehingga menghambat akses website.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Oleh karena itu kita sebagai pengguna internet perlu sering-sering membersihkan cache data supaya hal seperti ini tidak terjadi. Kegiatan membersihkan cache ini lah yang disebut flush DNS.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 id=\"cara-kerja-flush-dns\"><b>Cara Kerja Flush DNS<\/b><\/h2>\n<div id=\"attachment_30743\" style=\"width: 1034px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-30743\" class=\"wp-image-30743 size-full lazyload\" data-src=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS1-1024x706-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"706\" data-srcset=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS1-1024x706-1.jpg 1024w, https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS1-1024x706-1-300x207.jpg 300w, https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS1-1024x706-1-768x530.jpg 768w\" data-sizes=\"auto\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 1024px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 1024\/706;\" data-original-sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><noscript><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-30743\" class=\"wp-image-30743 size-full\" src=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS1-1024x706-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"706\" srcset=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS1-1024x706-1.jpg 1024w, https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS1-1024x706-1-300x207.jpg 300w, https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/DNS1-1024x706-1-768x530.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/noscript><p id=\"caption-attachment-30743\" class=\"wp-caption-text\">Freepik.com<\/p><\/div>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Ketika melakukan flush DNS artinya kamu sedang menghapus data atau cache DNS yang tersimpan di perangkatmu.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Setelah dibersihkan, kamu bisa akses website seperti biasa. Komputer kamu akan meminta data DNS baru langsung dari server, bukan dari cache lama.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dengan begitu, data di komputer kamu akan diperbarui dan tersimpan sebagai cache baru. Akses website jadi lebih lancar dan cepat, kecuali jika website mengganti domainnya lagi kedepannya.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Apakah flush DNS mempengaruhi kecepatan jaringan internet? Tidak ya. Flush DNS tidak bekerja dengan mengubah pengaturan jaringan. FLush DNS hanya membersihkan data sementara yang tersimpan di komputer, agar koneksi jadi lebih akurat dan lancar.<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kabar baiknya, flush DNS ini bisa dilakukan dari perangkat mana saja dan dari berbagai OS. Yuk, simak caranya!<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 id=\"cara-flush-dns-di-windows\"><b>Cara Flush DNS di Windows<\/b><\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Flush DNS sangat bisa dan umum dilakukan pada perangkat dengan OS Windows. Berikut langkah-langkah flush DNS pada perangkat dengan OS Windows:<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:true,&quot;134233118&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">1. Tekan<\/span> <strong>Windows + R<\/strong><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><span data-contrast=\"auto\">ketik<\/span> <span data-contrast=\"auto\">cmd<\/span><span data-contrast=\"auto\">, <\/span><span data-contrast=\"auto\">lalu tekan Enter.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:true,&quot;134233118&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">2. Di Command Prompt, ketik perintah berikut:<\/span><\/p>\n<pre>bash \r\nCopyEdit \r\nipconfig \/flushdns<\/pre>\n<p><span data-contrast=\"auto\">3. Tekan Enter. Jika berhasil, kamu akan melihat pesan:<\/span><\/p>\n<pre>nginx\r\nCopyEdit\r\nSuccessfully flushed the DNS Resolver Cache.<\/pre>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Kalau sudah begitu, berarti cache DNS kamu sudah dibersihkan. <\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:true,&quot;134233118&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 id=\"prompt-cara-flush-dns-linux\"><b>Prompt Cara Flush DNS Linux<\/b><\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Untuk Perintah flush DNS di Linux ini sedikit berbeda. Ada beberapa cara berbeda yang dilakukan berdasarkan distribusinya.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:true,&quot;134233118&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Berikut adalah beberapa perintah umum yang dilakukan pada perangkat berbasis OS Linux:<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:true,&quot;134233118&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"2\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"1\" data-aria-level=\"1\"><strong>Untuk sistem dengan systemd-resolved:\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<pre><span data-contrast=\"auto\">bash<\/span> \r\n<span data-contrast=\"auto\">CopyEdit<\/span> \r\n<span data-contrast=\"auto\">sudo systemd-resolve --flush-caches<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:916,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240,&quot;469777462&quot;:[916,1832,2748,3664,4580,5496,6412,7328,8244,9160,10076,10992,11908,12824,13740,14656],&quot;469777927&quot;:[0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0],&quot;469777928&quot;:[1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1]}\">\u00a0<\/span><\/pre>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"2\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"2\" data-aria-level=\"1\"><strong>Untuk Ubuntu dengan dnsmasq:\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<pre><span data-contrast=\"auto\">bash<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:916,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240,&quot;469777462&quot;:[916,1832,2748,3664,4580,5496,6412,7328,8244,9160,10076,10992,11908,12824,13740,14656],&quot;469777927&quot;:[0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0],&quot;469777928&quot;:[1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1]}\">\u00a0<\/span>\r\n<span data-contrast=\"auto\">CopyEdit<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:916,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240,&quot;469777462&quot;:[916,1832,2748,3664,4580,5496,6412,7328,8244,9160,10076,10992,11908,12824,13740,14656],&quot;469777927&quot;:[0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0],&quot;469777928&quot;:[1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1]}\">\u00a0<\/span>\r\n<span data-contrast=\"auto\">sudo \/etc\/init.d\/dnsmasq restart<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:916,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240,&quot;469777462&quot;:[916,1832,2748,3664,4580,5496,6412,7328,8244,9160,10076,10992,11908,12824,13740,14656],&quot;469777927&quot;:[0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0],&quot;469777928&quot;:[1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1]}\">\u00a0<\/span><\/pre>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"2\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"3\" data-aria-level=\"1\"><strong>Untuk BIND:\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<pre><span data-contrast=\"auto\">bash<\/span> \r\n<span data-contrast=\"auto\">CopyEdit<\/span> \r\n<span data-contrast=\"auto\">sudo rndc flush<\/span><\/pre>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Setelah menjalankan perintah, kamu bisa cek apakah cache telah dibersihkan (jika tersedia log atau tools pemantauan).<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:true,&quot;134233118&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 id=\"cara-flush-macos\"><b>Cara Flush MacOS<\/b><\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Untuk macOS, langkahnya juga cukup sederhana, namun tergantung pada versi OS:<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:true,&quot;134233118&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"2\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"4\" data-aria-level=\"1\"><strong>MacOS Monterey dan Big Sur:\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<pre><span data-contrast=\"auto\">bash<\/span> \r\n<span data-contrast=\"auto\">CopyEdit<\/span> \r\n<span data-contrast=\"auto\">sudo dscacheutil -flushcache; sudo killall -HUP mDNSResponder<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559685&quot;:916,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240,&quot;469777462&quot;:[916,1832,2748,3664,4580,5496,6412,7328,8244,9160,10076,10992,11908,12824,13740,14656],&quot;469777927&quot;:[0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0],&quot;469777928&quot;:[1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1]}\">\u00a0<\/span><\/pre>\n<ul>\n<li data-leveltext=\"\uf0b7\" data-font=\"Symbol\" data-listid=\"2\" data-list-defn-props=\"{&quot;335552541&quot;:1,&quot;335559685&quot;:720,&quot;335559991&quot;:360,&quot;469769226&quot;:&quot;Symbol&quot;,&quot;469769242&quot;:[8226],&quot;469777803&quot;:&quot;left&quot;,&quot;469777804&quot;:&quot;\uf0b7&quot;,&quot;469777815&quot;:&quot;hybridMultilevel&quot;}\" data-aria-posinset=\"5\" data-aria-level=\"1\"><strong>MacOS Catalina dan Mojave:\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<pre><span data-contrast=\"auto\">bash<\/span> \r\n<span data-contrast=\"auto\">CopyEdit<\/span> \r\n<span data-contrast=\"auto\">sudo killall -HUP mDNSResponder<\/span><\/pre>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Setelah mengetik perintah di Terminal dan menekan Enter, cache DNS akan dibersihkan. Kamu tidak akan mendapat pesan \u2018sukses\u2019 tapi jangan khawatir, proses tetap berjalan.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;134233117&quot;:true,&quot;134233118&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Baca juga : <a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/id\/produk\/vps-mikrotik-murah\/\">Penyedia VPS mikrotik di Indonesia<\/a><\/p>\n<h2 id=\"kesimpulan\"><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Nah, dari artikel ini kamu sudah tahu kalau DNS bekerja dengan menyimpan data atau cache. Yang mana karena itu juga, sering terjadi kendala dalam akses website jika website tersebut berganti domain.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Semoga dengan adanya artikel ini kamu udah gak bingung lagi kalau kesulitan akses website, ya. Kamu bisa langsung praktikkan cara flush DNS sesuai petunjuk di atas!\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa kamu pernah gagal terus saat akses website dari laptop, tapi berhasil ketika pakai ponsel?\u00a0\u00a0Bisa jadi itu tanda kalau kamu perlu melakukan flush DNS!\u00a0 Tapi, apa sih flush DNS itu? dan gimana cara melakukannya?\u00a0 Lewat artikel ini kamu bisa cari tahu apa itu flush DNS dan gimana langkah mudahnya melakukan flush DNS menggunakan command yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":29102,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[143],"tags":[],"class_list":["post-29108","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cloud-insight-id","post-wrapper"],"acf":{"reading_time":"","featured_article":false},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29108","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29108"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29108\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33126,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29108\/revisions\/33126"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29108"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29108"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29108"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}