{"id":13146,"date":"2023-09-30T19:10:41","date_gmt":"2023-09-30T12:10:41","guid":{"rendered":"https:\/\/cloudraya.com\/?p=13146"},"modified":"2025-05-19T16:13:49","modified_gmt":"2025-05-19T09:13:49","slug":"segala-hal-yang-perlu-anda-ketahui-tentang-firewall","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/blog\/segala-hal-yang-perlu-anda-ketahui-tentang-firewall\/","title":{"rendered":"Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Firewall"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu elemen utama dalam pertahanan jaringan adalah <em>firewall.<\/em> <em>Firewall,<\/em> yang dapat diibaratkan sebagai perisai elektronik, adalah penjaga pertama yang menjaga jaringan komputer dari ancaman yang datang dari internet.<\/p>\n<p><em>Firewall<\/em> bukanlah hal baru, namun, evolusi teknologi telah membuatnya semakin penting. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi segala hal tentang<em> firewall<\/em>, mulai dari definisi, jenis-jenisnya, hingga cara kerja <em>firewall<\/em>.<\/p>\n<h2 id=\"definisi-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>Definisi <em>Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13147 size-full lazyload\" data-src=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Definisi-security.jpg\" alt=\"Definisi security\" width=\"602\" height=\"331\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 602px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 602\/331;\" \/><noscript><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13147 size-full\" src=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Definisi-security.jpg\" alt=\"Definisi security\" width=\"602\" height=\"331\" \/><\/noscript><\/p>\n<p><em>Firewall<\/em> adalah suatu perangkat keras atau perangkat lunak yang digunakan untuk mengontrol lalu lintas data yang masuk dan keluar dari jaringan komputer. Tujuannya adalah untuk mencegah akses yang tidak sah atau potensial berbahaya ke dalam jaringan, serta memastikan bahwa hanya lalu lintas yang sah dan diizinkan yang dapat melewati <em>firewall.<\/em><\/p>\n<h2 id=\"fungsi-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>Fungsi <em>Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Setelah Anda mengetahui tentang apa itu <em>Firewall,<\/em> Anda perlu paham juga apa fungsi dari teknologi ini. Berikut adalah fungsi dari <em>Firewall <\/em>yang penting untuk Anda ketahui<\/p>\n<h3 id=\"1-perlindungan-data-dari-hacker\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>1. Perlindungan Data dari <em>Hacker<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall<\/em> bertindak sebagai benteng pertahanan pertama dalam jaringan Anda. Ia memeriksa semua lalu lintas yang masuk dan keluar dari jaringan untuk memastikan bahwa hanya lalu lintas yang diizinkan yang diperbolehkan melewati <em>firewall<\/em>.<\/p>\n<p>Dengan memeriksa setiap paket data yang melewati jaringan, <em>firewall <\/em>dapat mendeteksi dan mencegah upaya penetrasi jaringan oleh <em>hacker<\/em> atau serangan berbahaya lainnya.<\/p>\n<p>Aturan keamanan yang dikonfigurasi dalam <em>firewall<\/em> memastikan bahwa data sensitif tidak dapat diakses oleh entitas yang tidak berwenang, sehingga menjaga kerahasiaan dan integritas data.<\/p>\n<h3 id=\"2-pemblokiran-pesan-tidak-dikenal\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>2. Pemblokiran Pesan Tidak Dikenal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall <\/em>dapat digunakan untuk memblokir pesan atau lalu lintas yang berasal dari sumber yang tidak dikenal atau tidak terpercaya. Ini melibatkan penolakan lalu lintas yang tidak memiliki tanda pengenal yang valid atau terverifikasi.<\/p>\n<p>Menggunakan teknik seperti filter berbasis tanda pengenal (ID) atau daftar putih (<em>whitelist<\/em>) dan daftar hitam (<em>blacklist<\/em>), <em>firewall<\/em> dapat memastikan bahwa hanya lalu lintas yang berasal dari sumber yang sah yang diizinkan melewati jaringan.<\/p>\n<h3 id=\"3-pemantauan-penggunaan-bandwidth\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>3. Pemantauan Penggunaan <em>Bandwidth<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall<\/em> memiliki kemampuan untuk memantau penggunaan <em>bandwidth<\/em> di jaringan. Ini berarti ia dapat melacak berapa banyak data yang dikonsumsi oleh setiap pengguna atau perangkat dalam jaringan.<\/p>\n<p>Melalui pemantauan ini, administrator jaringan dapat mengidentifikasi penggunaan yang tidak wajar atau boros dari sumber daya jaringan. Hal ini dapat membantu dalam mengelola dan mengoptimalkan penggunaan <em>bandwidth<\/em> jaringan, sehingga mengurangi kemungkinan <em>bottleneck<\/em> atau <em>overloading<\/em>.<\/p>\n<h2 id=\"manfaat-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>Manfaat <em>Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Penggunaan <em>firewall<\/em> dalam jaringan memiliki banyak manfaat, berikut ini adalah beberapa manfaatnya.<\/p>\n<h3 id=\"1-keamanan-komputer-yang-kuat\"><span style=\"color: #1e9fda;\">1. Keamanan Komputer yang Kuat<\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall <\/em>adalah baris pertahanan pertama yang mencegah akses yang tidak sah dari dunia luar. Ini membantu melindungi komputer dan jaringan dari berbagai serangan, termasuk serangan <em>hacker<\/em>, virus, dan <em>malware<\/em>.<\/p>\n<p>Dengan mengatur aturan-aturan yang sesuai, <em>firewall<\/em> memberikan kontrol yang lebih baik terhadap siapa yang memiliki akses ke komputer atau jaringan Anda. Ini membantu menghindari potensi ancaman yang berasal dari pengguna yang tidak berwenang.<\/p>\n<h3 id=\"2-website-terbebas-dari-bahaya\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>2. <em>Website<\/em> Terbebas dari Bahaya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall<\/em> juga digunakan untuk melindungi <em>website <\/em>dari berbagai ancaman web seperti serangan SQL <em>injection<\/em>, <em>cross-site scripting<\/em> (XSS), dan serangan berbasis web lainnya. Ini menjaga <em>website<\/em> tetap berjalan dan terhindar dari kerusakan yang disebabkan oleh serangan.<\/p>\n<p><em>Firewall<\/em> dapat memfilter lalu lintas yang tidak diinginkan, termasuk lalu lintas <em>spam<\/em> dan permintaan yang berlebihan. Hal ini membantu mengoptimalkan kinerja <em>website<\/em> dengan memastikan bahwa sumber daya server digunakan dengan efisien.<\/p>\n<h3 id=\"3-mencegah-konten-berbahaya\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>3. Mencegah Konten Berbahaya<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall<\/em> dapat memblokir akses ke konten berbahaya seperti situs yang berisi <em>malware<\/em>, <em>phishing<\/em>, atau konten tidak pantas. Ini menjaga pengguna dari risiko terpapar konten yang dapat merugikan atau merusak.<\/p>\n<p>Dalam lingkungan rumah tangga, <em>firewall<\/em> dapat digunakan sebagai alat kontrol orang tua untuk membatasi akses anak-anak ke konten dewasa atau berbahaya di internet.<\/p>\n<h3 id=\"4-mencegah-pencurian-data\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>4. Mencegah Pencurian Data<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall<\/em> membantu melindungi data sensitif dari akses yang tidak sah. Dengan memblokir lalu lintas yang mencurigakan, <em>firewall<\/em> menjaga kerahasiaan dan integritas data yang disimpan di dalam jaringan atau komputer.<\/p>\n<p>Dalam konteks perusahaan, <em>firewall<\/em> dapat membantu mencegah pencurian data pelanggan atau informasi perusahaan yang berharga. Hal ini meminimalkan resiko pencurian identitas dan pelanggaran privasi.<\/p>\n<h2 id=\"jenis-jenis-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>Jenis-Jenis <em>Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Ada beberapa jenis <em>firewall <\/em>yang dapat digunakan, masing-masing dengan karakteristik dan fungsi yang berbeda. Beberapa jenis <em>firewall<\/em> yang paling umum meliputi:<\/p>\n<h3 id=\"1-hardware-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>1. <em>Hardware Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Hardware firewall <\/em>adalah perangkat keras fisik yang ditempatkan di antara jaringan internal dan eksternal. Ini berfungsi sebagai gerbang pertahanan pertama untuk melindungi jaringan dari serangan luar.<\/p>\n<p>Hardware <em>firewall<\/em> biasanya sangat kuat dan dapat menangani lalu lintas yang tinggi. Mereka sering digunakan dalam lingkungan korporat untuk melindungi jaringan perusahaan.<\/p>\n<h3 id=\"2-software-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>2. <em>Software Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Software firewall<\/em> adalah program perangkat lunak yang di unduh pada komputer individu atau server. Mereka berfungsi untuk melindungi perangkat tersebut dari serangan luar dan mengontrol akses aplikasi dan layanan.<\/p>\n<p><em>Software firewall<\/em> cocok untuk melindungi perangkat individu dan memberikan tingkat kontrol yang lebih detail atas akses ke aplikasi.<\/p>\n<h3 id=\"3-packet-filtering-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>3. <em>Packet-filtering Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Packet-filtering firewall<\/em> bekerja dengan menganalisis paket data yang melewati jaringan berdasarkan informasi seperti alamat IP, <em>port<\/em>, dan protokol.<\/p>\n<p>Metode ini efisien dan cepat dalam mengizinkan atau memblokir lalu lintas berdasarkan informasi <em>header<\/em> paket.<\/p>\n<h3 id=\"4-circuit-level-gateways\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>4. <em>Circuit-level Gateways<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Circuit-level gateways<\/em> atau <em>stateful firewalls <\/em>melacak status koneksi, memahami konteks dari setiap paket, dan memastikan bahwa setiap paket sesuai dengan status koneksi yang telah dibuat.<\/p>\n<p>Mereka lebih cerdas dalam mengizinkan atau memblokir lalu lintas karena memahami hubungan antara paket-paket yang berbeda dalam satu sesi koneksi.<\/p>\n<h3 id=\"5-stateful-inspection-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>5. <em>Stateful Inspection Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Stateful inspection firewall<\/em> adalah jenis <em>firewall<\/em> yang menggabungkan elemen-elemen dari <em>packet-filtering<\/em> dan <em>circuit-level gateways<\/em>. Ini memiliki kemampuan untuk memeriksa isi data dan memahami status koneksi.<\/p>\n<p><em>Stateful inspection firewall<\/em> efektif dalam mencegah serangan tingkat lanjut dan tetap dapat memfilterkan berdasarkan informasi\u00a0 <em>header<\/em> paket.<\/p>\n<h3 id=\"6-proxy-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>6. <em>Proxy Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Proxy firewall<\/em> bertindak sebagai perantara antara klien dan server. Semua permintaan harus melewati <em>firewall proxy<\/em>, yang memungkinkan <em>firewall<\/em> untuk memeriksa dan memodifikasi lalu lintas.<\/p>\n<p>Memberikan tingkat kontrol yang tinggi atas lalu lintas dan memungkinkan pemeriksaan isi data yang mendalam.<\/p>\n<h3 id=\"7-next-generation-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>7. <em>Next-generation Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Next-generation firewall<\/em> (NGFW) adalah evolusi dari <em>firewall <\/em>tradisional. Mereka dapat melakukan analisis yang lebih mendalam atas lalu lintas dan dapat mengidentifikasi ancaman berdasarkan perilaku dan tanda-tanda yang mencurigakan.<\/p>\n<p>NGFW mampu melindungi dari ancaman yang lebih kompleks dan memungkinkan pemantauan lalu lintas yang lebih rinci.<\/p>\n<h3 id=\"8-cloud-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>8. <em>Cloud Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Cloud firewall<\/em> adalah <em>firewall <\/em>yang diimplementasikan dalam lingkungan <em>cloud computing<\/em>. Mereka digunakan untuk melindungi infrastruktur<em> cloud <\/em>dan data yang disimpan di <em>cloud<\/em>.<\/p>\n<p><em>Cloud firewall<\/em> dapat di elastisitas sesuai dengan kebutuhan dan membantu menjaga keamanan data di <em>cloud<\/em>.<\/p>\n<h2 id=\"cara-kerja-firewall\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>Cara Kerja <em>Firewall<\/em><\/strong><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13148 size-full lazyload\" data-src=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Cara-Kerja-Firewall.jpg\" alt=\"Cara Kerja Firewall\" width=\"602\" height=\"338\" src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" style=\"--smush-placeholder-width: 602px; --smush-placeholder-aspect-ratio: 602\/338;\" \/><noscript><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-13148 size-full\" src=\"https:\/\/cloudraya.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Cara-Kerja-Firewall.jpg\" alt=\"Cara Kerja Firewall\" width=\"602\" height=\"338\" \/><\/noscript><\/p>\n<p><em>Firewall<\/em> adalah komponen penting dalam menjaga keamanan jaringan komputer. Ini berfungsi untuk melindungi jaringan dari serangan dan mengontrol lalu lintas data. Berikut ini adalah cara kerja <em>firewall<\/em>.<\/p>\n<h3 id=\"1-packet-filtering\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>1. <em>Packet Filtering<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Packet Filtering Firewall<\/em> bekerja dengan menganalisis paket data yang melewati jaringan berdasarkan informasi seperti alamat IP, <em>port,<\/em> dan protokol yang terkandung dalam setiap paket.<\/p>\n<p>Administrator jaringan menentukan aturan-aturan yang mendefinisikan jenis lalu lintas yang diperbolehkan atau diblokir.<\/p>\n<h3 id=\"2-proxy-service\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>2. Proxy Service<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Proxy Firewall<\/em> bertindak sebagai perantara antara klien dan server. Ketika klien ingin berkomunikasi dengan server, ia harus melakukannya melalui <em>firewall<\/em> proksi.<\/p>\n<p><em>Firewall<\/em> proksi menerima permintaan dari klien, memeriksa permintaan tersebut, dan kemudian membuat permintaan ke server asli. Data dari server kemudian diteruskan ke klien. Ini memungkinkan <em>firewall <\/em>untuk memeriksa dan memodifikasi lalu lintas yang melewati jaringan.<\/p>\n<h3 id=\"3-stateful-inspection\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>3. <em>Stateful Inspection<\/em><\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Stateful Inspection Firewall<\/em> menggabungkan elemen-elemen dari kedua metode sebelumnya. Ia menganalisis paket seperti <em>Packet Filtering<\/em>, tetapi juga menyimpan informasi status koneksi seperti yang dilakukan oleh <em>Proxy Firewall<\/em>.<\/p>\n<p><em>Firewall <\/em>ini mampu melacak status koneksi, memahami konteks dari setiap paket, dan memastikan bahwa setiap paket yang melewati<em> firewall <\/em>sesuai dengan status koneksi yang telah dibuat.<\/p>\n<h2 id=\"pentingnya-firewall-dalam-keamanan-jaringan\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>Pentingnya <em>Firewall<\/em> dalam Keamanan Jaringan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><em>Firewall <\/em>memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keamanan jaringan komputer. Berikut adalah beberapa alasan mengapa <em>firewall <\/em>sangat penting untuk keamanan jaringan:<\/p>\n<h3 id=\"1-proteksi-terhadap-serangan-eksternal\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>1. Proteksi Terhadap Serangan Eksternal<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall<\/em> bertindak sebagai pertahanan pertama terhadap serangan dari luar jaringan, seperti serangan <em>hacker<\/em>, virus, <em>malware<\/em>, dan serangan <em>denial of service <\/em>(DoS). Dengan memeriksa dan memblokir lalu lintas yang mencurigakan atau berbahaya, <em>firewall<\/em> membantu mencegah penetrasi yang tidak sah ke dalam jaringan.<\/p>\n<h3 id=\"2-kontrol-akses\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>2. Kontrol Akses<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall <\/em>memungkinkan administrator jaringan untuk mengontrol akses ke sumber daya jaringan. Dengan mengatur aturan-aturan yang sesuai, administrator dapat menentukan siapa yang dapat mengakses apa, kapan, dan bagaimana. Ini membantu menjaga kerahasiaan data dan mengurangi risiko akses yang tidak sah.<\/p>\n<h3 id=\"3-perlindungan-data-sensitif\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>3. Perlindungan Data Sensitif<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall <\/em>membantu melindungi data sensitif dari akses yang tidak sah. Dengan menerapkan aturan keamanan yang ketat, <em>firewall<\/em> dapat mencegah data penting seperti informasi pengguna, rahasia perusahaan, dan informasi pribadi dari jatuh ke tangan yang salah.<\/p>\n<h3 id=\"4-pemantauan-lalu-lintas\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>4. Pemantauan Lalu Lintas<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><em>Firewall<\/em> memiliki kemampuan untuk memantau lalu lintas jaringan. Ini memungkinkan administrator untuk mengidentifikasi aktivitas yang mencurigakan atau potensial berbahaya, serta mengambil tindakan yang sesuai untuk mengatasi masalah tersebut.<\/p>\n<h2 id=\"kesimpulan\"><span style=\"color: #1e9fda;\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><em>Firewall<\/em> adalah komponen yang sangat penting dalam menjaga keamanan jaringan komputer. Dengan memahami pengertian, jenis, manfaat, dan implementasi <em>firewall<\/em>, Anda dapat membantu melindungi jaringan Anda dari serangan berbahaya dan menjaga data Anda tetap aman. Ingatlah bahwa keamanan jaringan adalah usaha yang berkelanjutan, dan <em>firewall<\/em> hanyalah salah satu bagian dari strategi yang lebih luas untuk menjaga keamanan<\/p>\n<p>Kunjungi <a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/blog\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">blog<\/a> dan <a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/knowledge-base\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">knowledge base<\/a> CloudRaya untuk mendapatkan\u00a0<em>insight\u00a0<\/em>juga tutorial seputar teknologi. Atau, jika Anda lebih suka stream video, Anda bisa mengunjungi <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/@cloudraya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">channel Youtube<\/a> kami.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu elemen utama dalam pertahanan jaringan adalah firewall. Firewall, yang dapat diibaratkan sebagai perisai elektronik, adalah penjaga pertama yang menjaga jaringan komputer dari ancaman yang datang dari internet. Firewall bukanlah hal baru, namun, evolusi teknologi telah membuatnya semakin penting. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi segala hal tentang firewall, mulai dari definisi, jenis-jenisnya, hingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":27512,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[143],"tags":[],"class_list":["post-13146","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cloud-insight-id","post-wrapper"],"acf":{"reading_time":"","featured_article":false},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13146"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13146\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27512"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}