{"id":10630,"date":"2020-07-17T16:05:00","date_gmt":"2020-07-17T09:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/cloudraya.com\/blog\/?p=130"},"modified":"2025-05-19T13:45:09","modified_gmt":"2025-05-19T06:45:09","slug":"panduan-lengkap-menggunakan-xampp-untuk-hosting-lokal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/blog\/panduan-lengkap-menggunakan-xampp-untuk-hosting-lokal\/","title":{"rendered":"Panduan Lengkap Menggunakan XAMPP untuk Hosting Lokal"},"content":{"rendered":"\r\n<p><a href=\"https:\/\/www.apachefriends.org\/index.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">XAMPP<\/a> merupakan sebuah software atau aplikasi yang sebenarnya sudah cukup populer bagi kalangan developer dan pengembang website. XAMPP sudah sering digunakan terutama oleh para penggiat IT untuk memenuhi kebutuhan <em>building<\/em> websitenya. Bagi para developer website, pasti telah banyak memahami bahwa XAMPP ini bisa digunakan untuk menghemat budget untuk kebutuhan web hosting, karena XAMPP mampu menyimpan file website ke dalam <em>localhost <\/em>atau hosting lokal<em>.<\/em> XAMPP sangat membantu dan dapat digunakan untuk membuat blog WordPress dengan <em>self hosting.\u00a0<\/em><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Pengertian XAMPP<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>XAMPP merupakan gabungan akronim kata Apache, MariaDB, PHP, dan Perl. Sedangkan penambahan huruf \u201cX\u201d di depan, melambangkan arti <em>cross platform, <\/em>yaitu bisa digunakan pada berbagai OS seperti Windows, Linux, Mac OS, dan Solaris. Melihat dari filosofi namanya, XAMPP ini merupakan software <em>open source<\/em> atau gratis dan dapat dikembangkan oleh banyak kalangan, mampu mengolah, mengedit, dan menghapus daftar dari database, mendukung pembuatan dan pengembangan website dinamis berbasis CMS WordPress karena memuat bahasa pemrograman PHP, serta bahasa pemrograman Perl yang dapat dijalankan pada berbagai banyak sistem operasi, sangat fleksibel dan mudah digunakan.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Fungsi XAMPP<\/strong><br \/>Sesuai dengan namanya, XAMPP digunakan sebagai server lokal yang mampu menampung berbagai jenis data-data pada website yang sedang dikembangkan. XAMPP mampu bekerja secara offline seperti web hosting pada umumnya, namun tidak dapat sembarangan diakses oleh banyak orang. XAMPP biasanya digunakan sebagai prototipe sebuah website sebelum ditunjukkan ke orang lain atau sebelum di online kan menggunakan web hosting.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Kelebihan XAMPP karena mampu bekerja secara offline adalah dapat digunakan untuk mencoba fitur-fitur dalam website, melihat kinerja apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan, mengevaluasi konten-konten yang akan dipasang pada website, dan lain sebagainya. Jadi dengan kata lain, XAMPP merupakan prototipe penampilan website offline tanpa harus terhubung dengan internet.\u00a0 XAMPP dapat berdiri sendiri \/ localhost.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Fitur-Fitur XAMPP<\/strong><strong><br \/><\/strong>Ada beberapa fitur pada XAMPP yang biasanya digunakan, antara lain :<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li><strong>HTDOCS<\/strong><br \/>HTDOCS merupakan tempat menyimpan file-file PHP dan HTML yang akan dijalankan. Ketika Anda menginstall XAMPP, maka folder HTDOCS ini juga akan otomatis terinstall. Nantinya ketika Anda mengakses alamat localhost pada browser, maka secara otomatis akan terpampang file-file yang tersimpan dalam HTDOCS ini.\u00a0<\/li>\r\n<li><strong>phpMyAdmin<\/strong><br \/>phpMyAdmin merupakan free software yang memiliki<em> user interface<\/em> grafis dan berfungsi memudahkan Anda dalam mengelola database MySQL melalui <em>scripting language<\/em> PHP. Jadi tidak perlu lagi bantuan terminal untuk mengelola database ini. Cara mengaksesnya cukup mudah, Anda hanya perlu mengetikkan alamat http:\/\/localhost\/phpMyAdmin pada browser.\u00a0<\/li>\r\n<li><strong>Control panel<\/strong><br \/>Control panel pada XAMPP berfungsi untuk mengelola layanan \/ <em>management tools<\/em> pada XAMPP, misalnya perintah untuk memulai dan menghentikan layanan. Control panel memungkinkan <em>user <\/em>untuk mengelola\u00a0 dan memodifikasi pengaturan XAMPP melalui dashboard panel.\u00a0<\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Cara Install XAMPP<\/strong><br \/>Dalam menginstall XAMPP ini caranya cukup mudah, Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah berikut ini :\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li>\u00a0Download aplikasi <a href=\"https:\/\/www.apachefriends.org\/download.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\">XAMPP <\/a><\/li>\r\n<li>Install dan jalankan aplikasi XAMPP yang sudah di download pada komputer<\/li>\r\n<li>Ikuti langkah-langkah instalasi<\/li>\r\n<li>Pilih komponen yang akan digunakan. Misal CMS WordPress adalah MySQL, FileZilla, FTP server, dan Apache. Untuk bahasa pemrograman, Anda bisa memilih phpMyAdmin, PHP, dan Perl.\u00a0<\/li>\r\n<li>Klik next<\/li>\r\n<li>Gunakan pengaturan penyimpanan default untuk penyimpanan lokasi XAMPP<\/li>\r\n<li>Klik install<\/li>\r\n<li>Selesai. Anda sudah dapat menjalankan program XAMPP untuk membuat website melalui localhost secara offline.<\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Cara Menjalankan XAMPP untuk Localhost<\/strong>\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ketika XAMPP sudah terinstall di komputer atau laptop Anda, maka langkah selanjutnya adalah menjalankan program XAMPP ini pada localhost. Untuk memudahkan tutorial, maka akan diambil contoh menjalankan XAMPP pada CMS WordPress. Jadi terlebih dahulu Anda harus mendownload CMS WordPress <a href=\"https:\/\/wordpress.org\/download\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\">disini<\/a>. Jika Anda bingung bagaimana proses instalasi WordPress, Anda dapat membaca artikel kami <a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/blog\/?p=117\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\">berikut ini<\/a>.<br \/><br \/>Setelah WordPress terinstall pada komputer atau laptop, extract file WordPress kemudian simpan dalam folder htdocs. Misalnya saja lokasinya seperti ini C:\\xampp\\htdocs. Untuk memudahkan pengelolaan, Anda juga dapat mengganti nama folder tersebut dengan \u2018wordpress\u2019 atau nama website Anda.\u00a0 Setelah WordPress terinstall dan file sudah ter<em>extract<\/em> dalam folder, langkah berikutnya adalah sebagai berikut :<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li>Buka XAMPP dan klik tombol start pada Apache dan MySQL<\/li>\r\n<li>Buat database di phpMyAdmin<br \/>Bukalah sebuah browser, kemudian ketikkan \u2018localhost\/phpmyadmin\u2019, kemudian pilih menu database, lalu masukkan nama database yang ingin dibuat. Misalnya saja \u2018wordpress\u2019 kemudian klik buat \/ <em>create<\/em><\/li>\r\n<li>Install CMS WordPress<br \/>Tambahkan tab baru pada browser dan ketikkan \u2018localhost\/wordpress\u2019 atau \u2018localhost\/namafolderAnda\u2019. Klik \u2018lets\u2019 go\u2019 dan ganti nama database sesuai folder tadi (wordpress), dan isi user dengan \u2018root\u2019. Untuk password database sebaiknya dikosongkan terlebih dahulu. Jangan lupa untuk mengingat semua informasi yang telah Anda masukkan tersebut. Kemudian klik \u2018submit\u2019<\/li>\r\n<li>Jalankan proses instalasi<br \/>Jika form yang diisi sudah sesuai, klik \u2018run the installation\u2019, dan tunggu hingga proses selesai. Kemudian tambahkan keterangan lain seperti nama domain, <em>user<\/em> dan <em>password<\/em> untuk login pada <em>dashboard<\/em>.\u00a0<\/li>\r\n<li>Website sudah siap diakses<br \/>Klik \u2018install WordPress\u2019 dan website Anda sudah dapat dilihat atau diakses melalui browser dengan mengetik localhost\/namafolderAnda\u00a0<\/li>\r\n<li>Kelola dan edit website Anda<br \/>Website yang sudah jadi tersebut merupakan versi website yang masih standar. Jika Anda ingin menambahkan konten dan merubah tampilan, Anda dapat melakukan penyesuaian pada website tersebut. Edit dengan tambahkan konten-konten baru, serta ubah tampilan atau tema yang diinginkan.<br \/>Ketik \u2018localhost\/wordpress\/wp-admin\u2019 pada jendela browser, kemudian masukkan <em>username<\/em> dan <em>password<\/em>. Pada dashboard, masuk ke menu \u2018appearance\u2019 &gt; \u2018themes\u2019, klik \u2018add new\u2019. Pilih tema yang diinginkan dan klik install. Tambahkan Plugins, dan add new Plugins \u2018elementor\u2019 klik install dan aktifkan. Dari sini Anda sudah dapat mengedit halaman web \/ <em>pages. <\/em>Edit halaman yang dikehendaki dengan \u2018elementor\u2019. Masukkan judul halaman \u2018Home\u2019 dan pilih<em> template<\/em> elementor menjadi <em>full width<\/em>, serta <em>remove<\/em> gambar dalam <em>featured image<\/em>. Anda sudah bisa mem<em>publish<\/em> konten dan mengeditnya dengan \u2018elementor\u2019. Anda juga dapat menambahkan berbagai konten seperti misalnya tulisan, gambar, dan lain-lain dengan cara <em>drag and drop.<\/em><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Cara Membuat Localhost menjadi Online<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tidak lengkap rasanya memiliki website namun hanya bisa dinikmati atau dilihat oleh diri sendiri. Terkadang ada keinginan untuk menunjukkan website kita kepada orang lain. Untuk membuat website di localhost kita dapat dilihat orang lain, ada cara mudah, yaitu membagikan alamat IP lokal Anda kepada public \/ orang lain yang boleh mengakses.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Namun jika ingin membuat localhost menjadi online, web server harus berjalan pada komputer yang sama. Nah, supaya localhost ini dapat diakses melalui internet, ada salah satu cara bernama <em>Port Forwarding<\/em>. Melalui metode ini, Anda dapat membuka <em>port <\/em>tertentu pada <em>router<\/em>, sehingga aplikasi dapat mengakses jaringan Anda. Namun dengan cara ini, jaringan Anda akan sangat rentan terhadap bahaya <em>cyber crime.<\/em>\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Menggunakan metode <em>Port Forwarding <\/em>sangat beresiko dan sebaiknya tidak dilakukan karena metode tersebut membuka router dalam keadaan terbuka dan bebas untuk di <em>hack<\/em>. Untuk membuat online localhost Anda, ada cara yang lebih aman yaitu dengan cara meng<strong>upload localhost<\/strong> Anda <strong>ke cPanel hosting<\/strong>. Website offline yang dibangun melalui XAMPP dapat dijadikan online dengan cara web hosting di cPanel.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ada beragam pilihan provider web hosting yang menawarkan layanan hosting web terbaik bahkan termurah. Namun yang prioritas yang harus Anda tekankan adalah memilih shared hosting dari web hosting yang memiliki performa tinggi dan layanan dengan jaminan prima.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Cloud Raya menyediakan layanan cloud hosting yang dilengkapi dengan load balancer, cloud security, serta dukungan layanan managed service oleh tim IT profesional selama 24\/7 penuh. Konsultasikan kebutuhan Anda dan<a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/en\/contact-us\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\"undefined (opens in a new tab)\"> hubungi kami<\/a>. Buka website<a href=\"https:\/\/cloudraya.com\/en\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> www.cloudraya.com<\/a> dan dapatkan informasi dan penjelasan lebih lengkap mengenai layanan Cloud Raya.\u00a0<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>XAMPP merupakan sebuah software atau aplikasi yang sebenarnya sudah cukup populer bagi kalangan developer dan pengembang website. XAMPP sudah sering digunakan terutama oleh para penggiat IT untuk memenuhi kebutuhan building websitenya. Bagi para developer website, pasti telah banyak memahami bahwa XAMPP ini bisa digunakan untuk menghemat budget untuk kebutuhan web hosting, karena XAMPP mampu menyimpan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":27114,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[66],"tags":[64,65,67,68,69,70,71,78],"class_list":["post-10630","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cloud-computing","tag-cloud","tag-cloud-computing","tag-cloud-hosting","tag-cloud-indonesia","tag-cloud-raya","tag-cloud-security","tag-cloud-server","tag-website","post-wrapper"],"acf":{"reading_time":"","featured_article":false},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10630"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10630\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27114"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cloudraya.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}