ARTICLE
Mengenal Istilah Microservice di Dunia Cloud Computing

Mengenal Istilah Microservice di Dunia Cloud Computing

25 Juni 2021 by Marketing Cloudraya

Dalam perkembangan dunia IT, microservice merupakan topic yang sedang hangat dan banyak dibicarakan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab ia memberikan keuntungan yang besar kepada pengguna, membuat pelayanan lebih mudah dan efisien.

Dengan menggunakan microservice, anda bisa dengan mudah mengganti kode pada service dalam aplikasi, sehingga pelayanan bisnis dan usaha dapat diatur. Ia juga bisa memberikan kesempatan yang baik kepada perusahaan untuk melakukan pelayanan dengan lebih berkala dan teratur.

Anda yang tertarik untuk menggunakan microservice di dunia cloud computing sebaiknya mengetahui informasi lebih lengkap mengenainya. Dengan begitu, anda bisa memanfaatkan fitur microservice tersebut secara maksimal, sehingga memberikan perubahan signifikan yang membangun.

Penjelasan Mengenai Microservice Secara Lengkap

Untuk mempelajari microservice, ada baiknya anda memulainya dari monolitik. Dalam proses microservice, layanan di dalam suatu aplikasi dibagi sedemikian rupa sehingga menghasilkan hubungan yang lebih kecil dan rinci. Nantinya perubahan pola tersebut akan mempengaruhi hubungan antara aplikasi dengan database.

Berbeda dengan sistem monolitik, service menggunakan microservice akan membagi skema database menjadi beberapa bagian. Nantinya tiap layanan akan dibuat dengan database tersendiri, sehingga bahasa pemrograman yang dipakai akan sesuai dengan kebutuhan database tersebut.

Walaupun terbagi dalam beberapa bagian, setiap layanan dalam microservice akan tetap saling terhubung antara satu dengan yang lain. Teknologi yang digunakan untuk layanan tersebut juga bisa berbeda, tergantung kebutuhan dari pengguna.

Apabila anda ingin mengaplikasikan microservice di dunia cloud computing, khususnya jika hendak dimasukkan ke platform tertentu, ia tidak bisa digunakan secara langsung. Anda harus membuat terlebih dahulu API gateway, sehingga setiap sistem bisa berperan sebagaimana fungsinya. Ada beberapa tugas yang akan dilakukan oleh API gateway sistem tersebut, diantaranya:

  1. Melakukan load balancing.
  2. Melakukan caching pada data dan sistem.
  3. Mampu melakukan acces control ke semua layanan dan aplikasi.
  4. Melakukan monitoring serta API metering.

Kelebihan Menggunakan Microservice

Microservice lebih unggul dibandingkan dengan sistem lain, khususnya monolitik. Ia lebih aman dan reliable, serta memiliki skala yang cukup stabil. Berikut ini adalah keuntungan yang akan anda dapatkan dengan menggunakan microservice, diantaranya adalah:

1. Layanan Berdiri Sendiri

Berbeda dengan sistem monolitik dengan satu database, sistem microservice menyediakan layanan antar server dan database dalam satu sistem. Sehingga setiap service atau layanan dapat berdiri sendiri tanpa bantuan layanan yang lain.

2. Lebih Mudah Diatur

Anda yang tidak memiliki banyak waktu luang untuk melakukan perbaikan dan pengaturan sistem, maka menggunakan microservie di dunia cloud computing bisa memudahkan pekerjaan anda. Ia jauh lebih mudah diatur, sebab proses maintenance yang dimiliki cukup mudah dan bisa diatur sesuai keperluan.

3. Tidak Terbatas dengan Teknologi Tertentu

Ketika anda menggunakan microservice, anda tetap bisa menggunakan teknologi baru yang nantinya muncul di masa yang akan datang. Walaupun menggunakan API gateway, namun ia tetap bisa diaplikasikan tidak hanya di platform Android, namun juga iOS bahwa website di berbagai browser.

4. Layanan dapat Dikembangan

Ketika menjalankan bisnis, Anda tentunya membutuhkan tim pengembang untuk memaksimalkan kerja dari masing-masing sistem dan bagiannya. Dengan menggunakan microservice, anda bisa membuat mereka bisa mengembangkan layanan yang dimiliki, tanpa perlu mengganggu layanan yang lain.

Berbagai kelebihan tersebut tentu bisa menjadi pertimbangan untuk anda yang hendak memasang microservice di dunia cloud computing. Anda tidak perlu ragu lagi untuk menggunakannya, apalagi jika memang tiap bagian pelayanan membutuhkan pengembangan yang berbeda.

Kekurangan dalam Pemakaian Microservice

Walaupun ia memiliki kelebihan yang cukup membantu proses pelayanan dalam server atau aplikasi, bukan berarti microservice tidak memiliki kekurangan. Anda harus mengetahui kekurangannya, sehingga anda bisa menutupi kekurangan tersebut dengan server atau platform penunjang yang lain. Berikut ini adalah kekurangan microservice, diantaranya:

1. Entity yang Berubah

Ketika entity pada suatu database diubah, maka entity bagian lain juga harus diubah untuk membuat proses kerjanya tidak terganggu. Karena itu, selama penggunaan microservice, anda harus menjalankannya dengan teliti untuk menghindari error.

2. Sulit Menerapkan Perubahan Layanan

Apabila hendak melakukan perubahan pernacangan, maka layanan mungkin akan sulit diubah untuk beberapa kasus. Ini membuat anda perlu meneliti dengan baik aplikasi yang hendak menggunakan microservice, sebab ia perlu perhitungan dan pengembangan yang kompleks.

Untuk menggunakan microservice, anda harus mengetahui runtime yang hendak dipakai. Pengembangan serta konfigurasi program yang ada. Dengan begitu, anda bisa menggunakannya sesuai dengan kebutuhan dan pengembangan aplikasi.

Demikianlah informasi mengenai microservice di dunia cloud computing yang perlu anda ketahui. Semoga informasi tersebut dapat membantu anda, terutama yang hendak menambahkan fitur tersebut dalam aplikasi atau media layanan yang dimiliki dalam bidang komputerisasi.

Ready to Make Something Big?

Deploy in Cloud Raya
Top Footer Image